[Freelance] Goodbye Summer – Songfic

redo

Author

minyounghwang

Title

Goodbye Summer

Length

Oneshot

Rating

PG 12+

Cast

Do Kyungsoo || Tiffany Hwang

Genre

Friendship, Sad, Songfic

Cover by

Tiffany Tania

Desclimer

The casts aren’t mine. This story is mine! Don’t Plagiat please!

Author Note

Annyeong! Minyoung balik lagi ^^ kali ini aku bawa ff yang bergenre songfic. Ff ini terinspirasi dari lagu F(Amber, Krystal, Luna) ft. D.O – Goodbye Summer. Kalo bisa baca ff ini sambil dengerin lagunya deh😄 *promosi*

Sekian deh dari Minyoung, semoga pada suka ya ^^ jangan lupa RCL :*

Tiffany POV

Sore hari ini akhir musim panas yang cerah. Aku memutuskan untuk berjalan-jalan di taman dekat rumahku. Dulu aku sering bermain di taman ini bersama Kyungsoo, sahabat karibku sejak kecil.

Aku duduk di sebuah bangku taman dibawah pohon besar. Aku ingat dulu aku dan Kyungsoo sering bermain di taman ini. Aku menghela nafas pelan. Aku mengingat kenangan tentangnya lagi.

Flashback

Tiffany tengah menjalani hukumannya yaitu mengepel koridor di depan kelasnya. Tetapi ia tidak sendirian dia ditemani Do Kyungsoo, sahabat karibnya mereka duduk di bangku SD. “Ya! Kyungsoo-ah aku lelah sekali.” keluh Tiffany sedikit berteriak sambil mengelap dahinya yang berkeringat. “Kau pikir aku tidak lelah.” balas Kyungsoo tidak kalah kerasnya lalu mengerucutkan bibirnya.

“Andai saja tadi aku tidak membangunkanmu yang sedang tidur nyenyak saat pelajaran Kim Sonsaengnim.” sindir Tiffany. Dan Kyungsoo hanya membalas dengan cengirannya dan kedua jarinya membentuk ‘V’.

“Bagaimana kalau kita kabur Kyungsoo-ah?” usul Tiffany. Kyungsoo membulatkan matanya sampai bola matanya seperti ingin keluar dari tempatnya. “Kau gila Tiffany Hwang!” teriak Kyungsoo. Sedangkan Tiffany menutup telinganya karena Kyungsoo berteriak di dekat telinganya.

Kim Sonsaengnim yang mendengar teriakan Kyungsoo langsung keluar dari kelas. “Do Kyungsoo! Aku sedang mengajar dan kau berteriak dengan nyaringnya di depan kelasku!” geram Kim Sosaengnim.

Kyungsoo merutuki perbuatannya, pikirnya dari pada dia dikenakan hukuman yang lebih parah lebih baik ia kabur. “Kabur!” teriak Kyungsoo, dengan cepat ia menarik tangan Tiffany dan lari menjauhi Kim Sosaengnim. “Ya! Do Kyungsoo! Tiffany Hwang!” teriak Kim Sonsaengnim nyaring. Sedangkan yang diteriaki hanya tertawa karena akhirnya dapat terbebas dari hukuman Kim Sonsaengnim.

Flashback End

Kenangan itu membuatku tersenyum. Saat Kim Sonsaengnim memarahi dan menghukumku dan juga Kyungsoo yang waktu itu tertangkap basa sedang tertidur saat jam pelajarannya.

Aku kembali mengingat kejadian itu, sehari sebelum hari kelulusan. Hari terakhirku bersama Kyungsoo.

Flashback

Sore itu Kyungsoo mengajak Tiffany berjalan-jalan di taman dekat rumah Tiffany, tempat favorite mereka. Sekarang mereka berdua sedang duduk di sebuah bangku taman di bawah pohon besar. Suasanya hening menyelimuti mereka, sampai akhirnya Tiffany membuka suara.

“Kyungsoo-ah, apakah lusa kau benar-benar akan pergi ke Jepang?” tanya Tiffany lirih, ia menundukkan kepalanya. Kyungsoo menghela nafas panjang. “Maaf Fany-ah, tapi aku harus pergi.” balas Kyungsoo, dari nadanya terdengar penuh dengan penyesalan.

“Apa kau tega meninggalkanku sendiri di sini”? tanya Tiffany lagi, sekarang nadanya meninggi dari sebelumnya. Air mata mengalir di pipinya. “Uljimayo Fany-ah.” Kyungsoo memeluk Tiffany, mencoba menenangkannya. Tiffany meronta dalam pelukan Kyungsoo.

Sebenarnya Kyungsoo ingin menangis, tetapi ia tahan mengingat ia adalah seorang lelaki. Melihat Tiffany seperti ini mebuat hatinya sakit. Ia tidak tega meninggalkannya.

Flashback End

Aku menggigit bibir, menahan tangisanku. Airmataku sudah berkumpul diujung kelopak mataku. Mengingatnya membuat hatiku sakit.

Aku mengeluarkan handphoneku, lalu melihat-lihat fotoku dan Kyungsoo. Semua foto ini diambil sebelum Kyungsoo meninggalkanku. Keluarganya dan Kyungsoo pindah ke Jepang sekitar 4 tahun lalu. Mataku berhenti di salah satu foto, foto ini diambil saat di festival musim panas sekolah 4 tahun lalu.

Flashback

“Kyungsoo-ah apa benar besok kau akan bernyanyi mewakili kelas kita? Mengapa kau tidak memberitahukanku sebelumnya?” tanya Tiffany antusias lalu mengerucutkan bibirnya. Kyungsoo terkikik pelan dan mencubit pipi Tiffany

“tadinya aku ingin membuatkan kejutan untukmu, tapi kau sudah mengetahuinya.” kata Kyungsoo kecewa. “Kau akan menontonku menyanyi kan?” tanya Kyungsoo.

Senyum mengembang di wajah cantik Tiffany dia pun mengangguk, “tentu saja! Masa aku tidak menonton sahabatku bernyanyi!” seru Tiffany antusias. Mendengar kata “sahabat” yang dikatakan Tiffany entah mengapa membuat hati Kyungsoo sakit. Kyungsoo hanya tersenyum mendengar perkataan sahabatnya.

***

Hari ini adalah hari festival musim panas Seoul High School. Dan sekarang adalah giliran kelas Kyungsoo yang tampil. Ia, Amber, Krystal dan Luna sudah stanby di atas panggung. Mata Kyungsoo mengitari semua penonton, berharap menemukan sosok Tiffany. Ia tersenyum saat melihat Tiffany ada di antara banyak penonton.

“Aku mempersembahkan lagu ciptaanku ini untuk sahabat tersayangku yaitu Tiffany Hwang.” jelas Kyungsoo sebelum menyanyikan lagu Goodbye Summer ciptaannya beberapa waktu lalu. Tiffany tersentak kaget, detik kemudian ia tersenyum. Terdengar alunan gitar oleh Chanyeol dan piano oleh Lay.

I remember when we were yelled at for talking in the halls

I don’t know why it was so fun even when we were being punished

Tiffany terkikik saat mendengar lirik yang dinyanyikan oleh Kyungsoo. Ia mengingat saat Kyungsoo dan dirinya dihukum Kim Sosaengnim.

After that day (yeah yeah) we always (yeah yeah)

Stuck together like the Astro twins, you were me and I was you

Tiffany tersenyum mendengar kata “Astro twins” dalam lirik tersebut. Sejak kecil Kyungsoo dan Tiffany seperti kembar siam, sama-sama menyukai musim panas, hobi menyanyi, suka sekali makan es krim strawberry saat musim panas.

You cried so much on the day before graduation

You held it in firmly since you’re a guy

Just like that hot summer when we couldn’t say what we wanted, goodbye

The friend label is a label that I got to hate

The feelings I’ve hidden still remain as a painful secret memory

The photos that can’t define our relationship is a heartbreaking story

I’m sorry, summer, now goodbye, yeah

Mata Tiffany mulai memanas, entah mengapa mendengar lirik tersebut membuat dadanya sesak. Jujur saja, ia memang membenci kata “persahabatan” diantaranya dan Kyungsoo. Itu membuat Tiffany sulit mengungkapkan perasaannya kepada Kyungsoo. Tiffany takut kalau saja saat dia menyatakan perasaannya kepada Kyungsoo, Kyungsoo menolaknya dan menjauh darinya.

What do I say, we didn’t have to play no games

I should’ve took that chance, I should’ve asked for you to stay

And it gets me down the unsaid words that still remain

The story ended without even starting

Your song on the last day of the school festival, the flickering summer sea

Our feelings that were precious because we were together

Like the deepening night sky, goodbye

The friend label is a label that I got to hate

The feelings I’ve hid still remain as a painful secret memory

The photos that can’t define our relationship is a heartbreaking story

I’m sorry, summer, now goodbye, yeah

Baby oh no oh oh

I’m sorry that this is a monologue

Oh, actually, I love you, yeah

If only our long-time hidden secrets were revealed

I would hold you in my arms

Sekarang air matanya benar-benar mengalir di pipi mulusnya. Andai Kyungsoo benar-benar menyukai Tiffany.

The friend label is a label that I got to hate

The feelings I’ve hid still remain as a painful secret memory

The photos that can’t define our relationship is a heartbreaking story

I’m sorry, summer, now goodbye, yeah

The friend label is a label that I got to hate

A heartbreaking story, I’m sorry, summer, now goodbye, yeah

Tiffany menghapus air matanya dan kembali tersenyum. Sama seperti penonton yang lainnya, ia juga bertepuk tangan meriah. Lalu pergi menemui Kyungsoo di belakang panggung.

Flashback End

Aku tidak bisa menahan tangisku, aku menundukkan kepalaku. Air mataku turun dengan derasnya di pipiku. Andai waktu dapat kembali, aku ingin mengulangnya.

Aku ingin menyatakan perasaanku kepada Kyungsoo. Aku ingin menahannya untuk tetap tinggal di sisiku. Aku ingin sekali saja menjadi egois.

Andai saja saat terakhir bertemu dengannya aku menyatakan perasaanku, aku tidak akan sesedih ini. Tuhan kumohon bantulah aku.

Flashback

Hari ini adalah hari keberangkatan Kyungsoo dan keluarganya ke Jepang. Tiffany ikut mengantarkan kepergian Kyungsoo. Tetapi sejak tadi ia hanya terdiam dan terus menunduk.

Kyungsoo menghela nafas pelan “Fany-ah.” panggil Kyungsoo. Tiffany mendongak, menatap mata Kyungsoo, matanya berkaca-kaca menandakan air mata dapat turun kapan saja dari mata cantiknya.

Kyungsoo menarik Tiffany ke dekapannya. Tiffany menangis dalam pelukan Kyungsoo, ia memeluk Kyungsoo erat. “Uljima Fany-ah, aku berjanji aku akan kembali nantinya.” bisik Kyungsoo di telinga Tiffany. Ia mengelus penggung Tiffany, mencoba untuk menenangkannya.

Setelah Tiffany tenang, ia melepaskan pelukannya. Dihapusnya air mata Tiffany dengan ibu jarinya. “Jangan pernah kau menangis lagi, aku tidak ingin melihatmu menangis, apalagi karenaku.” kata Kyungsoo kepada Tiffany, ia menatap dalam mata indah yeoja itu. Tiffany mengangguk pelan.

Kyungsoo tersenyum, “untuk terakhir kalinya aku ingin melihatmu tersenyum. Tersenyumlah untukku.” pintah Kyungsoo. Tiffany tersenyum lebar sehingga matanya membentuk bulan sabit. “Tuhan, senyumnya sangat cantik, aku sangat menyukai senyumannya. Jagalah dirinya saat aku berada jauh darinya, tidak dapat melihatnya dan juga senyumannya. Karena aku sangat mencintai yeoja yang ada di depanku ini.” batin Kyungsoo.

Kyungsoo mencium pipi Tiffany. Tiffany tersentak, detik kemudian ia menundukkan kepalanya karena ia tidak mau Kyungsoo melihat semburat merah di pipinya. Kyungsoo terkikik pelan. “Saranghae Tiffany Hwang, selamat tinggal.” lirih Kyungsoo.

Flashback End

Air mataku semakin mengalir deras. Andai saja waktu dapat kembali. Aku ingin mengulangnya lagi dari awal. Setelah lelah menangis, aku menghapus air mataku.

Hari sudah semakin sore, aku memutuskan untuk pulang.

The story ended without even starting

—The End—

10 thoughts on “[Freelance] Goodbye Summer – Songfic

    • Prolog? Maksud kamu mungkin epiloge ya? Hmm ideku lagi mentok nih, nanti kalo ada aku bikin kok, tapi ngga janji ya ^^
      Gomawo udah komen🙂

  1. aduh thor FF nya smpe bikin nae ngenes bgt.. apa lagi pas ending nya huft..
    nae smpe sedikit nangis hhe (?)
    nae smpe di katain P’A gara gara nangis di depan laptop
    kpan2 bikin yang cast nya LuFany,Baekfany,or apa kek gitu yg exo fany hehe jarang sih abis nya

  2. author!!
    ff nya bagus, aku gak nangis sih hehe tapi suer, aku suka banget ff nya, soalnya ceritanya bagus banget dan bikin nangis mungkin (?) apalagi couple nya ini couple fav aku kedua:)
    buat FanyKyungsoo yang banyak yaa ^^ hehe

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s