Songfic : Don’t Go

Don't Go

Don’t Go

By wolveswifeu

Starring

Xi Luhan | Im Yoona

Genre

Romance | Fluff

Rating

T

Length

Songfic (Ficlet)

Disclaimer

Please don’t read this fiction if you’re not ship Luhan with Yoona!

Author’s Note

Halo! Aku membuat songfic nih karena melihat kedua author di blog ini tulis songfic juga. Hahaha, well, nikmati aja FF ini. Jangan lupa sambil denger lagi EXO-K/M – Don’t Go. Aku anjurin dengerin yang versi Mandarin. Kenapa? Main castnya itu ada di sub-unit M dan aku buatnya sambil denger yang versi Mandarin. Apalagi suara KRIS KECEH BADAI DISANA. AAAAAAAAAAA!!!! Enjoy it!

Once more, bayangin fiksi ini ketika moment mereka yang ada di cover ya! Teruatama moment mereka di SMTown Seoul sama pemotretan W Live.

Wolveswifeu’s New Fiction, Don’t Go

Your small wing movements, my attraction to you

Your hand gestures seem like you’re telling me to follow you

Your earnest eyes and your silent stories

Whirled together on that night

                Gerakanmu yang tidak pernah bisa diam itu selalu menucri perhatianku lebih lagi. Kau tahu? Aku selalu memerhatikanmu. Gerakan tanganmu lebih lagi, disaat kau melambaikan tanganmu kepada fans itu selalu mengundang mataku untuk selalu tertuju padamu. Kau tahu? Yang menatapmu ketika melambaikan tangan seperti itu bukan hanya fans-mu. Aku juga termasuk salah satu dari mereka.

Setiap malam sebelum tidur aku selalu mengingatmu. Ketulusan hatimu menghadapi para anti-fans-mu. Mengingat ketika kau diam tersipu malu ketika di puji, bahkan sampai kau tertawa terbahak-bahak karena hal yang sangat lucu. Walaupun kau sampai di tegur oleh CEO-pun aku tidak peduli. Aku selalu ingin melihatmu seperti itu, dirimu yang apa adanya.

I lost myself and my one and only soul

In your deep image

Completely drunk in your body movements

That I forgot to even breathe

Sepertinya semakin lama aku memerhatikanmu semakin aku tersesat dalam ruang hatimu, ruang cintamu, bahkan terkadang aku tersesat di pikiranku sendiri. Kau tahu? Terkadang aku bisa lupa bagaimana caranya bernafas ketika kau melihatku. Pikiranku kacau balau. Otakku tidak bekerja secara sempurna. Ya, ketika kau menatapku.

Kau juga bisa melihat keadaan dengan baik. Ketika kau berada di pemotretan. Pemotretan pertama kita, ketika kau duduk diam sambil menatap lensa kamera. Ah, aku sangat merindukan itu. Apakah kau tahu? Itulah alasan mengapa wanita ideal-ku itu wanita yang diam. Karena saat pertama aku melakukan suatu hal bersamamu, pertama kalinya aku melihatmu, dan pertama kalinya aku seperti sekarang, seorang idol.

Ah, ya, aku hampir lupa. Mata ini, mataku, kedua mataku, mata dari seorang Xi Luhan itu selalu melihatmu, mengikutimu, dan memerhatikanmu kemanapun. Ke belakang, ke depan, ke kiri, ke kanan, ketika kau berlari, berjalan. Seluruhnya.

Where did you come from, where are you going?

You kindly came out here to meet me

Even at the steep and uphill cliff, don’t worry

There’s nothing to be afraid of

Aku memang selalu tidak tahu dari mana kau datang dan kemana kau akan pergi. Aku memang tidak pernah mengikuti jadwalmu sepenuhnya. Yang aku tahu kini kau dan aku sedang bersama. Berada di panggung megah ini. Walaupun aku tidak tahu apa tujuanmu datang kesini selain mengisi acara di SMTown konser.

Ntahlah, yang terpenting kau dan aku adalah seorang teman yang dekat sekarang. Masa bodoh dengan aku yang tengah mencintaimu sekarang. Masa bodoh apabila karena cinta ini hubungan kita akan berada di ujung tanduk. Kau tahu? Aku akan selalu melindungimu, melindungi kita agar tidak terjatuh ke dalam jurang tersebut. Aku tahu cinta memang egois, tapi aku harus memenuhi ego-ku yang selalu ingin mencintaimu dengan segenap hatiku.

You show off your elegant figure

Oh I fall for you several times

Love came to me without knowing

Without warning, suddenly

Kini kau tengah melambaikan tanganmu kepadaku. Bahkan kau membungkukkan tubuhmu sedikit untukku. Ah, aku sangat mencintai sisi anggunmu itu. Salah, maksudku aku selalu mencintai apa yang ada dalam dirimu. Kini bibirmu mengukir sebuah senyuman. Oh tidak, sepertinya kau jatuh lebih dalam lagi.

Tunggu! Sepertinya bukan hanya kau, Yoona yang menyapaku. Aku merasakan ada cinta disana. Senyuman yang berbeda. Senyuman yang jauh lebih tulus. Yoona-ah, apakah kau juga mencintaiku seperti aku mencintaimu?

Even if I wonder through strange places, even if I get lost

I will follow my heart that is more honest than anyone else

Your body movements quietly catch my eye,

You’re eyes are strong but soft

I can’t deny you, yeah

Kini aku tengah mencarimu di tengah kerumunan ini. Ah, kau lepas dari pandanganku. Luhan bodoh! Kenapa kau menyahuti Kai tadi? Seperti ini jadinya sekarang, Yoona menghilang dari pandanganku. Babo! Luhan babo!

Ah, tunggu dulu. Aku melihatnya, ya! Aku melihat dia tengah berjalan cepat ke arah kami-aku bersama Kai-. Senyumannya, omo! Dia benar-benar terlihat seperti bidadari! Ah, kau semakin mendekat. Lebih baik aku sedikit jual mahal sekarang.

“Lihat Kai! Benderanya bagus kan?” Tanyaku sambil menunjuk bendera dengan logo SMTown itu. Kai malah menatapku dengan aneh.

“Kau gila ya, hyung? Aku saja sudah bosan melihat bendera ini!” Oceh Kai dan ya, Yoonapun tiba di tempat kami berada. Memang sengaja aku tidak menggubris Kai dan langsung melihat Yoona. Ah, dia tersenyum, bukan tersenyum. Bahkan dia terlihat seperti tertawa. Akhirnya kau bisa tertawa bersamaku di depan banyak orang seperti sekarang.

Walaupun tawamu terkesan tawa lepas tapi kelembutan di matamu tidak pernah sirna. Matamu selalu mengeluarkan sinar yang kuat. Sinar yang selalu menuntunku ke arahmu, Yoong. Aku benar-benar tidak bisa menyangkal semua itu.

Lead me

Yeah, to the place you live

Take me with you

Oh, I’ll follow you even if it’s at the end of the world

Please don’t escape from my vision,

Don’t disappear even when morning comes

The walk I dream of,

You are my one and only beautiful butterfly

Bawalah aku, Yoong. Bawa aku bersamamu ke belakang panggung. Walaupun hanya ke belakang panggung itu sudah cukup berharga bagiku. Ya, walaupun kita bisa menukar canda tawa di belakang panggung. Tapi, ini di depan semua orang. Aku benar-benar bangga! Bukan dikarenakan kau adalah seorang visual dan sangat terkenal. Tapi karena aku dibawa oleh orang yang amat aku cintai, Yoong.

Langkahnya makin cepat. Oh tidak! Kerumunan ini sangat menggangguku! Ku percepat langkahku sampai tepat di sebelahnya. Ah, dia tersenyum lagi. Dia mengangkat bendera yang digenggam ke belakang lehernya. Apakah dia salah tingkah?

Aku masih mengikutimu melangkah. Hei, Yoona, apakah kau tahu? Caramu melangkah adalah caraku untuk bermimpi. Malam ini, aku pasti mimpi indah. Ah, sebentar lagi seluruh artis harus kembali ke belakang panggung. Last bow, dengan sengaja aku menoleh sedikit ke Yoona. Hanya Yoona yang terlihat. Yoona sedang menyentuh ujung matanya. Mata yang indah.

Kau tahu Yoona? Moment indah ini tidak akan pernah aku lupakan. Seumur hidupku. Ya, seumur hidupku.

***

Preparing for comeback

“Jadi bagaimana Luhan? Apa kau yakin akan menulis lirik untuk salah satu album kalian?” Tanya produser EXO kepada aku. Aku menoleh dan tersenyum.

Hyung, jika kau menulis liriknya pasti aku akan sangat menyukainya!” Dukung Sehun yang berada di sebelahku.

“Ya, aku akan menulisnya. Judulnya Don’t Go.

THE END

FYI, lirik Don’t Go itu ditulis oleh Luhan di dunia nyata. Ingat, nyata! Bukan fiksi! So, what you got from this fiction?

FF ini benar-benar diambil dari seluruh moment mereka di SMTown Seoul. TAKE A NOTE, moment yang real! Once more, apakah jalan pikiran Luhan sama seperti fiksi ini? Well, tidak ada yang tahu. Ini hanya fiktif belaka. Jika benar mungkin hanya kebetulan.

Ah ya, maafkan saya karena FF ini tidak penuh dengan Songfic. Ada beberapa bait yang tidak mirip menurutku. Mian L

Makasih yang udah baca!! 😀

31 thoughts on “Songfic : Don’t Go

  1. Ceritanya manis banget!!!
    Aku paling suka sama couple LuYoon diantara couple exoshidae lainnya dan ff ini berhasil bikin aku senyum2 sendiri kaya orang gila hehee…

    Tulis lagi ff luyoon yg banyak yaa kekeke~

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s