[Freelance] Story of EXOTaeng : Cherry Blossom (Prologue)

cherry blossom

Cherry blossom (Prolog)

Author : RYN

Length : Multichapter

Rating : PG 15+ (warning! Bisa berubah-ubah)

Cast :

@ Taeyeon SNSD

@ Luhan Exo M

@ Kris Exo M

@ Yoona SNSD

Genre : Romance,angst,drama

Disclaimer : seluruh plot of course MINE, seluruh cast milik tuhan,orang tua dan diri mereka sendiri. aku membuat fanfic ini semata-mata karena hobi.

Annyeong!^^

Ryn bawa fanfic baru,story of exotaeng series dengan pairing LuYeon/TaeHan. Berawal dari fans yang terobsesi dengan Taeyeon hingga akhirnya rajin membuat fanfic tentangnya.

Fanfiction hanya berisi imajinasi fans pada idolanya, sekedar menyalurkan hobi tulis menulis atau sekedar melepaskan rasa bosan jika tak ada kerjaan. Meski ide itu tetap ada di otak, MOOD tetap menjadi salah satu kendalaku dalam menulis fanfiction jadi jangan heran jika update-nya bisa memakan waktu yang cukup lama.

Tapi meski begitu, aku berusaha sebisa mungkin untuk menyelesaikan semua fanfic2ku, memenuhi tanggung jawabku pada reader yang telah setia membaca karyaku.

Don’t plagiat, don’t copy paste without my permission!!

Aku tidak pernah memberikan izin pada siapapun untuk membuat cerita berdasarkan fanfic ini!!!

———————————————————————————————————————

Music backsound_A thousand year By Christina perri.

Jika besar nanti,aku akan menikah denganmu…

Aku masih mengingat dengan sangat jelas janji itu hingga kini. Janji masa kecil yang di ucapkan olehnya saat kami masih berusia 8 tahun dan 10 tahun. Awalnya kupikir itu hanyalah sebagian mimpi indah masa kecilku yang hanya sekedar pelengkap permainan kami. Namun, seiring waktu, aku menjadi sedikit terobsesi dengan ‘hal itu’.

Membayangkannya? Ah tidak..kurasa aku menginginkannya hingga kini. Tapi, bisakah itu menjadi kenyataan? Ataukah hanya akan tetap menjadi mimpi indah dari sebuah kenangan manis bersamanya?

~~~~~~~~~~~~~

“Lulu..kita kubur kapsul waktunya di bawah pohon itu saja” seorang anak perempuan dengan wajah berseri-seri menunjuk ke arah pohon tidak jauh di kanannya.

Lulu? Terdengar seperti nama seorang anak perempuan tapi sebenarnya dia adalah seorang anak laki-laki. Dia mengikuti arah pandangan anak perempuan di dekatnya dan tersenyum cerah. Satu-satunya pohon yang berada disitu adalah pohon ceri yang belum berbunga. Pohon itu tumbuh subur di atas bukit nan hijau yang jaraknya hanya ditempuh dengan memakai sepeda.

“itu ide yang bagus Yeonnie” sahut anak laki-laki itu setuju. Bersama, mereka menuju ke arah pohon itu lalu berjongkok di bawahnya. “pegang sebentar,aku akan menggalinya” dia memberikan ‘kapsul waktu’ itu pada anak perempuan yang dipanggilnya Yeonnie, yang ikut berjongkok di sampingnya lalu mulai menggali tanah tepat di bawah pohon ceri itu. kapsul waktu berbentuk tabung yang dilengkapi dengan penutup di atasnya, pelan-pelan mereka letakkan ke dalam tanah yang telah digali lalu menimbunnya kembali.

“akhirnya selesai~” Yeonnie berseru dengan riang sementara anak laki-laki yang bernama Lulu itu hanya tertawa kecil melihat tingkahnya. Mereka berdiri di bawah pohon itu untuk beberapa saat sembari menengadahkan kepala mereka ke atas. angin dingin tanda musim dingin tiba bertiup pelan memainkan rambut-rambut kecil anak perempuan itu. kulit wajahnya yang seputih susu kini tampak kemerahan karena cuaca yang mulai dingin.

Yeonni, anak perempuan itu mengerutkan wajahnya dan mendengus pelan. “akan lebih bagus kalau pohon ini berbunga” lirihnya.

Lulu mengangguk,diam-diam setuju dengan pendapatnya. “tidak apa-apa, kelak bunganya juga akan mekar dengan indah saat musim semi tiba” ucapnya,tidak ingin membuat anak perempuan itu terlalu sedih.

“jeongmal?!” Yeonnie melebarkan matanya, wajahnya kembali ceria. Lulu hanya mengangguk menjawabnya. “waaaahh..aku tidak sabar melihatnya” ucapnya bersemangat.

Lulu hanya tersenyum sembari mengamati pucuk-pucuk kecil yang sebentar lagi akan menjadi bunga ceri yang indah saat musim semi tiba.

“Lulu”

Anak laki-laki itu menoleh. tetap tersenyum.

“jika musim semi nanti, maukah kau melihat bunga ceri yang mekar bersamaku?” tanya Yeonnie dengan wajah memerah. Dia memainkan jari-jari tangannya seraya kakinya menggambar berbagai bentuk di tanah hanya untuk sekedar mengalihkan kegugupannya.

“tentu”

Yeonnie sontak mengangkat wajahnya. wajahnya tersenyum cerah tapi semburat pink di pipinya masih terlihat dengan jelas, hingga membuat anak laki-laki itu tertawa. “kau sangat cute” pujinya seraya mencubit pipinya dengan gemas. Keduanya pun tertawa riang. Suara tawa mereka seperti alunan musik di sore hari, memberi kesan indahnya kedekatan mereka saat itu.

“tapi..” Yeonnie tiba-tiba menghentikan tawanya. “kapan kita akan membuka kapsul waktu kita?”

Lulu tampak berpikir sejenak sebelum menjawab dengan senyum di wajahnya. “bagaimana kalau saat kau berusia 20 tahun,tepat di hari pohon ceri itu berbunga?” usulnya.

“itu saat umur Lulu 22 tahun bukan?” tanya Yeonnie kembali. Lulu mengangguk. Tapi gadis kecil itu mendadak mengerutkan keningnya sejenak dan sedetik kemudian wajahnya berubah sedih. ini membuat anak laki-laki itu heran dengan perubahannya.

“ada apa Yeonnie?”

Gadis kecil itu menatap anak laki-laki di depannya-masih dengan wajah sedihnya. “aku tidak ingin membukanya saat usiaku 20 tahun” ucapnya lirihnya.

Lulu memiringkan sedikit kepalanya,tidak mengerti maksudnya. “kenapa?”

Semburat merah nampak samar-samar di pipi gadis kecil itu. dia menundukkan kepalanya-tersipu malu sembari memainkan jarinya.

“ada apa Yeonnie? Kenapa kau tidak menjawabku?” tanya Lulu mendesaknya. Semakin penasaran. Dia tahu, apa yang dilakukan Yeonnie saat ini adalah kebiasaannya jika dia sedang gugup atau menyembunyikan sesuatu.

“bukankah kau ingin menikahiku kalau kita besar nanti?”

Anak laki-laki itu sedikit tersentak tapi kemudian tersenyum. “itu memang benar. lalu?”

Gadis kecil itu masih belum berani menatapnya, dia malah semakin menundukkan wajahnya. “tapi…usia 20 tahun kita masih sibuk kuliah dan aku pasti masih kekanak-kanakan, kau pasti tidak ingin menikah denganku” dia perlahan mengangkat wajahnya. “b-bagaimana kalau saat aku berusia 22 tahun? Saat itu, aku pasti sudah dewasa. Kata orang, di usia itu kita sudah cukup umur untuk menikah” tambahnya.

Lulu mengejapkan matanya. tapi melihat mata gadis itu yang penuh harap padanya, dia pun tersenyum. “jadi kau ingin kita menikah setelah membuka kapsul waktu itu?” tanyanya.

Yeonni mengangguk kecil.

“lalu, darimana kau tahu aku tidak akan menikah denganmu saat umurmu 20 tahun?” tanyanya lagi.

Yeonnie hanya tersipu malu. Lulu memperhatikannya sejenak dan sedetik kemudian matanya mengejap. “Yeonnie, apa kau habis menonton drama?” tebaknya yang membuat gadis kecil itu membulatkan matanya dengan cute.

“ti-tidak..a-aku..b-bukan begitu..” gadis itu mulai panik sementara wajahnya merah padam karena malu.

Lulu tertawa terbahak-bahak dengan kepolosan gadis kecil di depannya. Yeonnie mengerucutkan bibirnya, melipat tangannya dengan kesal. dia memang tak bisa menyembunyikan apapun dari Lulu. Ini seperti Lulu bisa membacanya seperti sebuah buku.

“jadi, apa yang dikatakan drama itu padamu?” Lulu menggodanya. Yeonni langsung melotot.

“aku membencimu”

Lulu otomatis terdiam. wajahnya tidak menampakkan ekspresi sama sekali. dalam hatinya mulai panik, dia tidak pernah ingin gadis itu membencinya.

“Y-Yeonnie..maafkan aku..aku tidak bermaksud seperti itu” Lulu selangkah mendekatinya, sedih tampak di raut wajahnya.

Yeonnie yang melihatnya menjadi merasa bersalah. “aku hanya bercanda Lulu~”

Anak laki-laki itu tersenyum lalu menariknya ke pelukannya. Yeonnie terkejut tapi perlahan membalas pelukannya.

“jangan pernah katakan seperti itu lagi. aku tidak ingin kau membenciku” ucap Lulu pelan

Yeonnie tersenyum. “tidak akan”

Lulu meregangkan pelukannya dan tersenyum menatapnya. “kau janji?”

Yeonnie mengangguk kecil.

“baiklah, kita akan membuka kapsul waktu itu saat umurmu 22 tahun” kata Lulu. “dan setelah itu, kita menikah” tambahnya dengan mantap.

“setuju!” seru Gadis kecil itu bersemangat.

Lulu hanya tertawa kecil. “sebaiknya kita pulang sekarang, ayah dan ibumu pasti khawatir” ucapnya seraya melepaskan pelukannya.

Yeonnie hanya mengangguk lalu mengikuti Lulu menuju sepedanya. Beberapa detik setelahnya,mereka sudah meninggalkan bukit itu. meninggalkan kapsul waktu yang mereka tanam bersama di bawah pohon ceri.

Kapsul waktu yang berisi surat tentang impian mereka. tidak ada yang tahu bagaimana isi surat itu yang jelas, baik Lulu ataupun Yeonnie telah menyimpannya sebagai rahasia mereka dan akan menunjukkannya setelah kapsul waktu itu di buka. 14 tahun lagi.

~~~~~~~~

Percayakah kau pada cinta pertama? Aku mempercayainya karena aku mengalaminya. Aku dan dia telah bersama-sama sejak kecil,kami memiliki rahasia yang tak di ketahui orang. Rahasia tentang kapsul waktu.

Sst..its secret…

——————————————————————————————————————–

Bagaimana menurut kalian? Terlalu biasa?membosankan?tidak menarik? Silahkan berkomentar di bawah ya^^.

–> Ryn (^,^)

45 thoughts on “[Freelance] Story of EXOTaeng : Cherry Blossom (Prologue)

  1. Kyaaaa soraakk2 prok prokk unni ryn bkin ff baruu lagiii…. Ckckckc😀 Lutae aaaaaaa dri prolognya ajah udah menarikk,, gak sabar nunggu part 1… Kris di prolog belum keliatann pokoknya dtunggu deehh ff unni sma ff lainnya,,, keep writing,,,😀

  2. Kyaaa… Kenapa aku bisa melewatkan ff author ryn yg ini.. Aduhhh lutae.
    Chap 1 nya blom ada ya thor??? Plssss updateeee soon… Hhhe

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s