[Freelance] My Regret (Chapter 1)

My Regret~

My Regret

Title: My Regret

Author: aureliachandra1707.

Length: Chaptered.

Rating: General.

Genre: Romance,Friendship,Sad.

Main Cast: Oh Sehun, Kim Hyoyeon, Kim Jong In.

Other Cast: Just See ^^

Pairing : HyoHun & HyoKai

Disclaimer: This FF is pure my imagination, so this FF is MINE. Don’t be plagiator!.

Poster by: Real-A at junghapassion.wordpress.com

“When I hear your voice, I feel like I’m with you”

 

~

Hyoyeon POV

“Sungguh, aku tidak berkencan dengannya, aku hanya makan siang bersamanya.. percaya lah padaku” air mata ku sudah menetes saat itu.

            “Iya, aku mengerti, sudahlah.. jangan dengarkan apa kata mereka. Kau percaya pada ku kan hyo?”

            Aku hanya mengangukan kepalaku.

            Tiba-tiba saja Sehun  memeluk tubuh ku, “Aku juga percaya pada mu, Jadi kita tidak perlu membahas hal ini lagi ok?!” dia tersenyum padaku.

            “Sungguh aku minta maaf” aku balik memeluk tubuhnya. Aku selalu bisa merasa nyaman dan tenang jika Sehun memelukku.

            “Sudah, jangan minta maaf lagi. Aku bisa mengerti”

 

Aku langsung terbangun dari tidur ku. Ah… Kenapa kejadian itu selalu saja muncul di otakku sih? Tuhan, ku mohon buat lah aku melupakannya dan semua kenangan bersama dirinya.

“Eonnie, kau sudah bangun? Ini baru jam 6 pagi” ucap seohyun. Ya, aku berbagi kamar dengannya.

“Aku tidak bisa tidur, kau tidur saja lagi. Aku ingin menghirup udara pagi” Aku tersenyum padanya dan keluar dari kamar.

Aku duduk di balkon dorm. langit sudah mulai terang, tapi belum terang sepenuhnya.

“Kenapa aku masih saja larut dalam kenangan masa lalu?” Au memejamkan mata ku.

DrrrttttDrrrttt

Siapa sih? Pagi-pagi begini menelfon ku, menggangu saja.

Dengan malas aku mengangkat panggilan yang masuk.

“Yeoboseyo”

“Noonaaa!!!”

Aku langsung melihat layar ponsel ku. “Luhan? Ada apa? Kenapa menelfon ku pagi-pagi begini?”

“Aku terbangun noona, tiba-tiba saja teringat dirimu, hehehe. Kau sendiri kenapa tidak tidur noona?”

“Karna kau menelfon ku. Bohong, hehe. Aku juga terbangun”

“Sejak kapan kau suka berbohong noona? Benarkah? Kalau begitu main saja ke dorm EXO!”

“Ini masih pagi Luhan, nanti menggangu yang lain. Mereka juga harus istirahat kan?”

“Tidak masalah noona, Lagi pula sebagian dari kami sudah bangun. Aku berteriak dan membuat mereka terbangun”

“Kau itu, makanya jangan teriak pagi-pagi!”

“Biarkan saja~ Sudah ya noona, aku tunggu! Pokoknya noona harus datang!”

Dasar anak itu, selalu saja seperti itu jika menutup telfon, tidak mengucapkan salam atau apa lah yang lebih pantas untuk mengakhiri pembicaraan. Aku pun langsung menuju kekamar, ya seperti biasa mandi paling awal, tak lupa aku menggunakan mantel. Pagi hari di korea sangat dingin, kalian tau kan?. Begitu selesai aku langsung berangkat menuju Dorm EXO, aku tidak membawa mobil ku, aku memilih naik taxi.

~

Ting….Tong..

Aku menekan bel dorm exo.

“Noona! Ayo masuk!” teriak luhan.

“Jangan teriak-teriak luhan! Ini masih pagi tau!”

“Biar kan saja! Ayo!” Luhan langsung menarik tangan ku.

Akupun memasuki dorm ini perlahan, sungguh aku takut menggangu member lain.

“Annyeong” sapa ku pelan.

“Annyeong Noona!!”

Sungguh aku terkejut, Mereka semua sudah bangun di pagi seperti ini? Member SNSD saja mungkin baru akan bangun pukul 7. Mereka duduk diruang tengah, semua member sudah bangun, kecuali.. Ya, kecuali Sehun.

“Kalian semua sudah bangun? Maaf ya, aku menggangu kalian”

“Tak apa noona, yang menggangu kami bukan noona. Tapi Luhan hyung” ucap chanyeol. Dan langsung mendapat tatapan tajam dari luhan.

“Noona, Beerhubung Noona sudah disini dan kami belum sarapan. Bagaimana kalau noona buatkan sarapan untuk kami?” ucap D.O.

Apa masak? Pagi-pagi begini? Nyawa ku saja belum benar-benar berkumpul. “Ah.. Tapi aku ingin makan masakan mu Kyungsoo-ah”

“Ya sudah kalian masak bersama saja, cepat lah.. aku lapar” rengek kai, hahaha lucu sekali melihat kai seperti itu.

“Baiklah, Ayo Kyungsoo-ya, ini pertama kali kita masak bersama bukan?” aku tersenyum padanya. Aku dan D.O pun langsung berjalan menuju dapur.

POV End

Luhan berjalan menuju kamar yang ia dan sehun gunakan. Untuk membangunkan sang maknae dan mengajaknya sarapan bersama. Tak lama kemudian pun Mereka keluar bersama namun Sehun terlihat masih belum berniat untuk membuka matanya.

“Aku masih ingin tidur hyung” ucap Sehun.

“Kau harus bangun dan sarapan bersama. Hyoyeon noona akan memasak untuk sarapan kita. Memangnya kau tidak mau makan masakan Hyo Noona?”

‘Apa? Kenapa bisa Hyoyeon ada disini pagi-pagi’ batin sehun. “Apa? Hyoyeon ada disini? Pagi-pagi begini?”

“Dia lebih tua dari mu sehun-ah! Panggil dia noona!”

‘Aku lupa, selalu saja teringat kebiasaan lama’ batin sehun lagi. “Iya, itu maksudku”

Setelah beberapa menit didalam dapur akhirnya Hyoyeon dan juga D.O keluar dari dapur membawa beberapa piring ditangan mereka.

“Baekhyunie, Tolong bawa piring yang ada didapur ya. Hanya 1 piring lagi kok”

“Iya noona” Baekhyun langsung menuju dapur dan muncul dengan piring ditangannya.

“Kalian makan pasti pakai piring kan? Ambil peralatan makan kalian sendiri. Masa yang seperti itu saja harus diambilkan juga” hyoyeon langsung duduk disalah satu sisi meja.

Ke-12 member EXO pun langsung menuju dapur untuk mengambil peralatan mereka masing-masing. Dan saat muncul mereka semua langsung duduk mengitari meja tengah yang sudah penuh dengan piring itu.

Mereka semua sudah siap untuk mengambil makanan yang sudah Hyoyeon & D.O masak, sampai hyoyeon lagi-lagi menghentikan mereka.

“Tunggu dulu!”

“Ada apa lagi noona? Aku sudah lapar” chanyeol terlihat kesal dan mem-pout bibirnya itu.

“Cuci tangan dan wajah kalian terlebih dahulu! Jangan berani menyentuh makanan jika kalian belum mencuci tangan dan wajah kalian!”

Lagi-lagi ke-12 member itu pun bangkit dari posisi masing-masing dan berebut menuju kamar mandi. Namun dikarenakan Sehun yang posisi duduknya paling dekat dengan kamar mandi, jadilah dia yang pertama kali menggunakan kamar mandi dan juga selesai.

Sehun pun langsung duduk. “Tumben kau kemari pagi-pagi hyo”

“Tenang saja, Sebentar lagi juga aku akan kembali kedorm.” Jawab hyoyeon dengan nada dingin.

“Kenapa buru-buru? Menghindari ku ya?”

“Aku bukan wanita bodoh yang akan menghindar dari pria yang telah menyakiti hatinya.”

“Bagus lah kalau begitu, Aku ingin tau, berapa lama kau bisa bertahan disini” ucap sehun meremehkan. ‘bukan hanya aku yang telah menyakiti mu hyo, tapi kau juga telah menyakiti hati ku berkali-kali’ batin sehun.

“Apa yang sedang kalian bicarakan? Kedengarannya asik sekali” ucap lay dan di ikuti semua member lalu duduk ditempat masing-masing.

“Ya sudah kalian makan sana. Pelan-pelan, berbagilah satu sama lain” ucap hyoyeon mengalihkan pembicaraan, dan langsung sibuk dengan ponselnya sendiri.

Suasana sangan tenang saat itu, ke-12 member EXO masih sibuk dengan makanannya masing-masing. Sementara hyoyeon sibuk dengan ponsel-nya tanpa memperdulikan siapapun. Sampai tiba-tiba getaran ponsel terdengar diataran ke tenangan itu.

DrrrttDrrrttt

Ternyata ada panggilan masuk kedalam ponsel milik wanita berambut blonde tersebut, dan tertera nama Sooyoung dilayar ponselnya. Hyoyeon pun langsung mengangkat panggilan tersebut.

“Yeoboseyo” ucap hyoyeon setelah mengangkat panggilan dari sooyoung.

“YA! KIM HYOYEON!”

“Hey! Apa-apaan sih kau ini? Berisik tau!”

“Kenapa kau malah menghilang dipagi-pagi seperti ini Kim Hyoyeon? Kalau mau pergi setidaknya harus siapkan sarapan dulu!”

“Kalau memohon panggil namaku dengan baik dan benar, aku lebih tua dari mu Choi Sooyoung!”

“Biarlah! Yang penting sekarang aku mau makan! Cepatlah kembali!!”

“Nanti saja, jam 8 aku janji aku kembali”

“Kembali sekarang Kim Hyoyeon!”

“Kau mau makan? Suruh saja Seohyun masak. Dia juga bisakan? Atau Taeyeon”

Chen ternyata mendengar ucapan hyoyeon, Makan? Kenapa tidak mengajak member snsd makan bersama? “Ajak mereka kamari saja noona”

“Kau serius? Nanti mengganggu lagi, lagi pula… kalian tau kan bagaimana member SNSD makan?”

“Tentu saja kami tau, berita itu sudah menyebar kemana-mana noona” balas chen lagi.

“Bagaimana dengan member lainnya? Nanti mengganggu mereka..”

“Tak apa noona” koor semua member EXO, kecuali Sehun, dia sama sekali tidak berniat untuk menjawab pertanyaan yang keluar dari mulut kim hyoyeon itu.

“Sungguh? Baiklah aku akan menyuruh mereka kemari.” Hyoyeon langsung kembali bicara dengan ponselnya. “Kalian kemari saja, aku sudah masak disini. Aku masak bersama D.O jadi kalian kemari saja”

“Kau didorm EXO?”

“Iya, jadi kalian mau kemari atau tidak?”

“Tentu saja! Dalam keadaan lapar begini aku pasti kesana! Tunggu ya~”

Tututututututut

Panggilan pun terputus, Hyoyeon pun langsung memasukan kembali ponselnya.

Xiumin yang sedari tadi sibuk dengan makanannya langsung menyadari bahwa para Member SNSD akan segera datang ke dorm mereka, Mereka akan kesini dengan keadaan dorm yang seperti pasar ini?

“Waeyo hyung? Kau terlihat panik” tanya Tao sembari mengunyah makanan yang ada dimulutnya.

“Tidak kah kau berfikir bagaimana keadaan dorm kita?” tanya xiumin balik.

“Anni, Waeyo?”

“Memangnya kau tidak malu, dorm kita akan kedatangan wanita tau!”

“Kau itu hyung, saat hyoyeon noona datang kau tidak pernah memikirkan hal itu. Hyoyeon noona juga wanita tau!  Dia sunbae favorit ku!” Teriak tao sambil mengangkat sumpit dan mengarahkannya tepat didepan wajah xiumin.

Sementara hyoyeon yang namanya disebut-sebut oleh Tao hanya bisa diam kebingungan.

“Noona~” sapa kai yang langsung duduk disamping Hyoyeon.

“Wae?” tanya hyoyeon namun pandangannya kembali fokus pada ponsel miliknya.

“Kau bilang ingin makan, makanan D.O hyung, Kenapa tidak makan?”

“Hehehe, mendadak napsu makan ku hilang Kai-ah”

“Kalau begitu aku suapi ya? Sekali-sekali.. sejak dulu aku ingin sekali menyuapi orang” rengek kai memohon.

“Ah? Sungguh? Kalau begitu ayo suapi aku. Tapi, tumben kau bersikap seperti ini, Biasanya Luhan yang seperti ini. Apa jiwa mu dan luhan tertukar?” Hyoyeon langsung meletakan ponselnya dan menatap kai.

Luhan hanya bisa tersenyum malu, sementara member lain tertawa mendengar ucapan hyoyeon dan ditambah ekspresi wajah luhan.

“Noona, Aaaaa~” kai langsung menyuapi sesendok bibimbap buatan D.O ke mulut hyoyeon.

“Huaaaaa!!!! Ada rumor baru!! Aku harus mengambil fotonya dan menyebarkannya ke internet!!” teriak Sunny heboh karna melihat Kai menyuapi hyoyeon. Bukankah itu hanya dilakukan oleh sepasang kekasih?

“Kapan kalian datang?” ucap hyoyeon sembari mengunyah makanan yang ada dimulutnya. “Kenapa aku tidak mendengar bunyi bel?”

“Entalah, tiba-tiba saja aku berpikir lebih baik menghubungi baekhyun dan memintannya membuka pintu” ucap taeyeon polos, dia tersenyum lalu melirik baekhyun dan langsung duduk disamping baekhyun.

“Aihh… Hyoyeonie sudah bisa pacaran rupanya… jadi member EXO-K yang kau suka itu Jong In? Ah kau ini.. kenapa tidak pernah bilang?” goda jessica yang langsung duduk disisi kris.

“Kalian itu apa-apaan sih? Sudah makan saja yang benar!” omel hyoyeon setelah menelan makanan yang tadi ada dimulutnya.

Sehun yang ama sekali tidak mengeluarkan suaranya, terlihat kesal dan tidak suka dengan apa yang telah Jessica ucapkan. ‘Yang hyoyeon maksud waktu itu adalah aku! Bukan Kai Hyung!’ batin sehun kesal.

“Sehun-ah~ Kau apa kabar? Kau terlihat marah, ada apa?” Tanya Yoona yang langsung duduk disamping Sehun dan sukses membuat sehun membuyarkan segala lamunannya.

“Tak ada noona” sehun langsung bangkit dari posisinya. “Hyoyeon, maksudku Hyo Noona, bisa kita bicara sebentar? Hanya kita berdua”

“Untuk apa? Aku rasa tak ada yang perlu dibahas” jawab hyoyeon tak peduli.

Sehun yang melihat sikap hyoyeon seperti itu langsung menari tangan hyoyeon, namun hyoyeon langsung menepisnya.

“Apa yang mau kau bicarakan ha? Bicara saja disini!  Bicara disini atau tidak sama sekali!”

Sehun membuang nafasnya, dan kembali memberanikan diri menarik tangan seorang Kim Hyoyeon.

“Aku bilang tidak!” bentak Hyoyeon, dan langsung menghempaskan tangan sehun dengan keras. “Kalau aku bilang tidak, berarti tidak Sehun-ssi” ucap hyoyeon dengan penekanan di akhir kalimat. Dan terlihat jelas mata hyoyeon sudah mulai memerah.

Sehun langsung menghadapkan tubuhnya dan tubuh hyoyeon, lalu mendekap erat tubuh hyoyeon.

Hyoyeon langsung mengumpulkan tenaga untuk melepas pelukan Oh Sehun itu. Dan seteleha sukses Hyoyeon langsung berlari keluar dari dorm itu.

Sehun POV

Sungguh, aku hanya ingin memeluknya sebentar. Apakah itu hal yang salah? Hyoyeon… Kumohon kembali lah pada ku. Aku berjanji akan terus menjaga mu dan tak lagi menyia-nyiakan mu.

Flashback

“Kenapa? Kenapa tiba-tiba mau putus?”

“Kau pikir saja Hyo, Sudah berapa kali aku harus bersabar dan menahan rasa sakit hati setiap rumor mu berkencan dengan pria lain muncul?”

“Kau kan tau itu hanya rumor” kulihat air mata sudah bergenang di ujung mata hyoyeon.

“Yang ku tau memang seperti itu, Tapi mungkin saja kan kau berbohong?”

“Kalau kau ingin berpacaran dengan wanita lain bilang saja sehun-ah!” Air mata langsung membasahi pipinya. Maaf kan aku hyo, tapi aku tidak bisa membiarkan hati ku lebih hancur lagi.

“Terserah kau saja Hyo. Kau harus tau, sudah berapa kali hati ku hancur karna rumor-rumor mu itu”

“Aku memang bodoh, aku memang bodoh karna telah menyakiti mu. Maaf kan aku” Hyoyeon langsung pergi dan meninggalkan ku sendiri.

“Maaf hyo, Sungguh aku minta maaf” ucap ku pelan.

Flashback END

Ah, lagi-lagi hal bodoh itu teringat. Sial, harusnya aku mengejar Hyoyeon. Kenapa aku malah diam dan mematung? Aku langsung berlari menuju pintu dorm, dan tepat saat itu juga Kris hyung memanggilku. Menggangu saja!

“Sehun-ah, kau mau kemana?” tanya kris hyung.

“Mengejar hyoyeon noona”

“Kai sudah melakukan itu, kau disini saja”

Apa? Kai hyung? Sial, aku terlambat satu langkah. Kau mencoba merebut Hyoyeon Noona dari ku, hyung? Tak akan bisa! Hyoyeon noona hanya miliki seorang! Aku hanya bisa menhela nafasku, dan berjalan kembali kedalam dorm tepatnya menuju kamar ku.

“Apa alasanmu memeluk Hyo noona sehun-ah?” tanya chen hyung.

“Aku hanya memeluknya, apa itu perlu alasan?” jawab ku.

“Tentu saja, setelah kau memeluknya dia menangis dan berlari. Itu pasti karna ada sesuatu. Iya kan?” tanya Kris hyung. Ada apa sih dengan mereka? Bawel sekali.

“Tak ada. Mana aku tau kenapa dia menangis? Tanya saja pada Hyoyeon noona” ucapku dengan nada dingin.

“Tunggu dulu” ah, apa luhan hyung juga mau memojokan ku? “Kau mau kemana? Yoona noona datang kesini karna ingin bertemu kau sehun-ah” lanjutnya.

Ah.. ku pikir apa. Memangnya aku peduli alasan Yoona Noona kemari? Yang aku pedulikan adalah, sedang apa Hyoyeon dan Kai hyung sekarang! “Maaf, Yoong Noona. Aku ingin istirahat” ucapku dengan nada datar dan langsung berjalan kembali menuju kamarku.

Dulu aku harus menahan emosi setiap Hyo noona dekat dengan eunhyuk hyung, dan sekarang? Dengan kai hyung? Aish.. Aku memang bodoh! Seharusnya dulu aku memberitau semua orang tentang hubungan ku dan hyoyeon!

Aku langsng berbaring diranjang, lalu mengambil ponselku. Mungkin mengingat atau lebih tepatnya mengenang masa-masa bersama hyoyeon noona. Selca-selca kami bersama, moment-moment kami yang kuambil dari internet, dan pertama kali dia menyebutku sebagai pacarnya.

Flashback

 

Kami berjalan bersama ditaman, taman tempat biasa kami menghabiskan waktu bersama. Bukan sesuatu yang spesial, hanya jalan-jalan biasa. Hanya untuk bertemu dan meluapkan rasa rindu.

“Terima kasih noona, sudah mau meluangkan waktu mu untukku” aku tersenyum padanya.

“Aku memang tidak ada jadwal hari ini Sehun-ah” dia juga balik tersenyum padaku, kalian tau kan semanis apa senyum seorang Kim Hyoyeon? “Emm, mulai sekarang jangan panggil aku noona ya? Panggil saja Hyoyeon” lanjutnya.

Aku langsung tersenyum lebar, sungguh aku  tidak menyangka aku bisa memanggil Hyoyeon noona dengan sebutan Hyoyeon? Huaaa Aku pasti mimpi indah semalam. “Jinjja? Kenapa tiba-tiba menyurukku jangan memanggilmu Noona?” tanya ku.

“Supaya berbeda saja, Semua hoobae memanggilku noona. Kau kan pacarku jadi aku ingin jadi harus berbeda.. hehehe”

Dia memanggilku pacarnya? Aku pikir dia tidak akan pernah mengatakan itu, sungguh hari ini memang sangat indah!!! “Baiklah, kalau begitu mulai sekarang aku akan memanggil pacarku ini dengan sebutan Hyoyeon, atau chagi-ya Hyoyeonie? Kkk~” aku mengacak-acak rambut wanita yang merupakan pacarku ini.

“Ah!! Jangan lakukan itu sehun-ah!!” terikannya. Bukan kah dia sangat lucu?

Flashback END

 

Aku tertawa mengingat semua kenangan itu, Kenangan yang indah bukan? Meskipun suatu saat nanti aku akan berkencan dengan wanita lain selain hyoyeon, aku berjanji aku tidak akan pernah melupakan kenangan indah bersamanya, ya.. bersama Kim Hyoyeon.

POV END

Sementara itu, suasana diruang tengah Dorm EXO sangat heboh karna sikap seorang Oh Sehun. Bagaimana tidak?  Tiba-tiba saja dia meminta bicara dengan hyoyeon hanya berdua, lalu tiba-tiba memeluknya. Bukankah itu terdengar aneh?

“Maknae kalian itu kenapa sih?” tanya taeyeon membuka suara.

“Entahlah, saat tadi Jong In menyuapi Hyoyeon noona juga mukanya langsung berubah, dan seperti orang…cemburu mungkin?” balas D.O.

“Sudahlah.. mungkin maknae EXO itu sedang jatuh cinta” imbuh Sooyoung yang masih tetap fokus dengan makanannya.

“MWO? JATUH CINTA?” tanya semua yang ada disitu, tentu saja kecuali Sooyoung.

Luhan yang juga merasakan ada sesuatu yang aneh pada sang Maknae yang juga merupakan member yang paling dekat dengannya pun langsung menuju kamarnya dan juga sehun. “Aku ingin mengambil ponsel”

Disisi lain Hyoyeon berlari menuju taman, taman tempat ia sering bertemu dengan Sehun dulu. Taman itu memang tidak terlalu jauh dari dorm EXO. Hyoyeon langsung duduk disalah satu bangku taman yang ada. Sejujurnya Hyoyeon sudah mengutuk dirinya sendiri karna pergi ketaman ini.

“Noona!”

Hyoyeon langsung menengok kearah sumber suara. Saat Hyoyeon menyadari bahwa itu adalah Kai dia langsung menghapus air mata yang membasahi pipinya itu.

“Kenapa kau lari cepat sekali?” ucap kai sambil mengatur nafasnya.

“Kenapa kau mengejarku?” tanya hyoyeon.

Kai langsung duduk disamping hyoyeon. “Karna aku cemas”

Hyoyeon langsung menatap Kai, tentu saja karna bingung. Kenapa Kai mau repot-repot mencemaskan Hyoyeon? “Cemas?”

“Ehm, Kau berlari cepat sekali. Awalnya aku tidak berniat mengejar mu, tapi aku melihat ada air mata yang menetes dari mata mu. Jadi aku langsung mengejar mu”

Hyoyeon tersenyum kecil “Terima kasih kau mau mencemaskan ku Jong In-ah”

“Akhirnya kau kembali Noona!”

Hyoyeon kembali menatap Kai. Kembali? Kembali dari mana?

“Akhirnya kau kembali memanggilku Jong In” Kai tersenyum memandang Hyoyeon.

“Bukankah aku selalu memanggil mu Jong In?”

“Akhir-akhir ini Noona selalu memanggilku Kai, makanya aku bingung apa yang terjadi pada mu”

“Kenapa kau begitu memperhatikanku?”

“Karna kau penting bagi ku” Kai langsung mengalihkan pandanganya ke langit.

Lagi-lagi hyoyeon menatap kai bingung. Kalimat yang keluar dari mulu dari mulut pria bernama asli Kim Jong In ini berulang kali membuat hyoyeon bingung.

“Langit jadi gelap sekali” ucap Kai mengalihkan pembicaraan.

Hyoyeon langsung ikut menatap langit. “Iya, mungkin akan turun hujan sebentar lagi”

“Pasti langit ikut bersedih karna kau menangis noona”

Hyoyeon tertawa kecil. ‘Kalau saja aku kenal kau lebih dulu dari pada Sehun, pasti aku tidak akan seperti ini Jong In-ah’ batin Hyoyeon.

To Be Continued…

 

Akhirnya selesai sudah Part 1 ini ^^ Gimana? Mana yang lebih kalian suka? HyoHun atau HyoKai? Atau KrisSica? /loh?/

Saya sangat berharap FF ini dapet respon positif ^^ soalnya saya itu Fans beratnya Kim Hyoyeon. Tapi saya merasa kecewa karna FF yang Hyoyeon sebagai Main Castnya itu jarang T^T Jadi saya berharap FF saya ini bisa menghibur para fans Hyoyeon yang juga merasakan hal yang sama dengan saya ‘-‘

Nah, sebagai penutup.. Let’s Visit my blog guys ^^ http://junghapassion.wordpress.com

22 thoughts on “[Freelance] My Regret (Chapter 1)

  1. waahhhhhh, lanjut thorrr
    Baca ini ff dapet banget feelnya jadi hyoyeon
    Pasti ceritanya seru bangettt
    Ditunggu thorr :))

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s