[Freelance] Call You Mine

Call you mine

Title : Call You Mine

Author: Melody Art

Length : OS (one Shoot)

Rating : PG

Genre : Romance

Main Cast : Kris Wu , Im yoon Ah

Other Cast : Jessica Jung , Xi Lu Han

Pairing : Kris-sica , Kris-Yoon , Luhan-Yoona

Disclaimer :Kris, Lu Han , Yoona  & Jessica adalah milik tuhan , keluarga dan pengemar mereka, author cumin minjem nama … dan cerita ini asli milik author.

Author Note : cerita ini ku buat dapat ide saat mendengar lagu yang di nyanyikan oleh kris, serta kisah cinta author sendiri. Minhae kalo masih ada typo dan ceritanya membosan kan. Karan ucah cukup lama gak buat FF jadi udah kehilangan kosa-kosa kata heheh … hope you like it…

When I first saw you, I saw love.
And the first time you touched me, I felt love.
And after all this time, you’re still the one I love.

(You’re Still The One – Shania Twain)

Percayakah kaliaan pada takdir ? pada sebuah pertemuaan yang tak sengaja ? menjadi sebuah kisah cinta yang mungkin akan berakhir indah, atau mungkin tragis ? siapa yang tau … karna bukan kah takdir telah di tentukan oleh tuhan. Sebagai mahluk ciptaan nya kita bisa apa selain menerima takdir itu.

“ Nona muda, anda mau kemana ?”tanya seorang pelayan yang mulai berumur.

“ bibi jung , katakan pada nenek aku hanya jalan-jalan” gadis cantik yang di pangil nona muda itu hanya tersenyum singkat lalu melangkah kan kaki menuju mobil Audy silver milik nya.

Sambil mengedarai mobil keluar dari pekarangan rumah mewah itu, gadis cantik itu terus berfikir akan kemana dia. Saat sedang melewati jalanan kota Seoul, saat itu pula gadis ini melihat sebuah cafe yang cukup menarik bagi nya “ secangkir coklat hangan di hari yang dingin ini bukan masalah sepertinya “ tersenyum membelokan mobil menuju cafe itu.

Keluar dari mobil lalu berjalan masuk, memilih tempat duduk yang tepat berada di pojok dan jauh dari keramaiaan.

“ nona pesan apa ?” tanya pelayan mendatangi meja gadis itu.

“ Coklat hangat “ kata gadis cantik itu sambil tersenyum.

“ Mohon di tunggu “ pelayan itu pergi meninggalkan gadis cantik itu.

Sementara gadis ini hanya memilih untuk diam, dan bermain dengan hp nya. Menfokuskan diri pada Hp putih di tanggan nya tiba-tiba saja…

BRAK !

Suara gebrakan meja membuat gadis ini kaget hingga Hp nya terlepas dan jatuh entah kemana. Si gadis ini mengerutkan kening nya melihat sepasang remaja seumuran nya seperti nya tengah bertengkar “ memalukan bertengkar di tempat begini , haduh di mana hp ku “.

Saat sedang mencari Hp nya, gadis itu menemukan Hp nya di bawah bangku seorang namja yang sedang sibuk dengan minuman nya.

“ Cho…chogio “ dengan keberaniaan nya gadis ini menyapa pria yang duduk di depan nya.

“ Ne, wae ?” pria itu mendogak kan kepalanya untuk beberapa saat gadis ini terdiam menatapi mata bulat pria berwajah manis ini.

“ Nona, ada apa ?” ulang pria itu lagi.

“ A… itu , Hp ku ada di bawah bangku mu “ kata Gadis itu, pria itu mengerutkan kening nya. Lalu mengaguk pelan dan memundukan kursi nya mengambil Hp putih milik si gadis.

“ Ini Hp mu “ kata pria itu sambil tersenyum mengembalikan Hp si gadis tadi.

“ Gomawo “ kata gadis itu tersenyum “ emm… boleh aku duduk di sini ?” tanya gadis itu, lalu di jawab angukan singkat oleh pria manis di depan nya.

“ Nama ku Im Yoona … nama mu ?” gadis yang mengaku bernama Yoona ini mengulurkan tangan nya.

“ Nama ku Xi Lu Han… salam kenal Yoona “ kata pria bernama Lu han itu menangapi uluran tanggan Yoona.

“ Kenapa …” kata Lu han mengantung , membuat Yoona bingung  “ kenapa Hp mu bisa jatuh ?” tanya LuHan.

“ emm…. itu aku terkejut mendengar suara gebrakan meja heheh “ Yoona berbicara dengan wajah khas nya.

“ Owh… kau sangat ceroboh “ ujar Lu han sambil tersenyum mengejek.

“ Ck… aku benci di pandangan begitu “ kata Yoona sambil mengembungkan pipi nya.

“ Kekek … dasar, kau sudah pesan minuman “ tanya Lu han dan di jawab angunakan Yoona.

“Nona… anda pindah meja membaut saya pusing… ini minuman nya “ ucap pelayan tadi datang.

“ Minhae… dan Gomawo” kata Yoona sambil tersenyum.

Pertemuaan singkat yang membekas, memang tidak terlalu seperti drama-drama hanya pertemuaan dan perkenalan Singkat tapi siapa sangka kini mereka bertmeu lagi. Tepat di depan gerbang sekolah mereka bertmeu lagi.

“ Yoona …”

“ Lu Han … “

Kedua nya saling tersenyum lalu mendekat. Bahkan mereka tertawa entah apa yang mereka tertawakan pun siapa yang tau.

“ Kau sekolah di sini ?” tanya Lu han.

“ Jika tidak mana mungkin aku berdiri di hadapan mu sekarang “ kata Yoona sambil tersenyum manis.

“ Ck kau ini … ayo masuk “ kata Lu han dan di ikuti  dengan angukan dari Yoona namun tiba-tiba koper Yoona di tarik lu han.

“ Biar aku yang bawa ayo “ kata Lu han lagi, keduanya tersenyum lalu melangkah masuk ke dalam Sekolah baru mereka, sekolah ber-asrama yang cukup terkemuka di Seoul.

Sekolah di mulai tak lama setelah hari itu, hari-hari selanjutnya Lu han dan Yoona semakin akrab dan berteman seperti sahabat. Sore itu di ruangan kelas dance hampir smeua anak yang 1 angkatan dengan Yoona kumpul di sana. Karna merasa suasan ruangan semakin ramai Yoona memilih keluar, menutup kedua kuping nye dengan headshet.

Namun tiba-tiba dia merasa seseorang menepuk pundak nya. Dan ketika Yoona berbalik seorang pria yang tak lain adalah Lu Han menepuk pundak nya. Yoona memutuskan membuka headshet nya.

“ Kenapa kau berkeliaran di lorong ?” tanya Lu han sambil tersenyum.

“ Di ruang Dance terlalu ramai … kau sendiri ?” Yoona melirik Lu han sambil tersenyum

“ Hmm sama … ramai sekali …” kata Luhan sambil tersenyum.

“ Bagai mana kalo kita ke atap “

“ memang nya ada atap ?” tanya Lu han binggung

“ ya, adalah … aku ingin kesana tapi tak pernah ada teman “ Yoona tersenyum kecil tiba-tiba dia merasakan tangan lu han mengegam tangan nya.

“ Kajja kita kesana “ kata Lu Han menarik tangan Yoona menuju atap.

Di atap Yoona & Lu han duduk di ujung bangunan, memejam kan mata masing-maisng menikmati angin sore.

“ Di sini tenang dan nyaman bukan “ kata Yoona pelan.

“ ne tenang dan nyaman “ kata Lu han mengiyakan kata-kata Yoona.

Takdir memang berjalan dengan rencana nya sendiri hingga satu malam, Yoona sedang berada di ruangan serba guna yang menghubungan asrama perempuaan dan laki-laki. Yoona sedang asik memainkan piano, memainkan lagu favorite nya. Memejam kan mata sambil terus memencet tust piano menikmati semua nada dan suara yang keluar dari piano dan diri nya sendiri.

Dan tampa di sangka seorang namja tinggi kini tengah bersandar terpukau dengan suara dan permainan piano Yoona. Namja itu menyadar pada piano menatap dan menikmati permainan Yoona. Saat permainan piano itu selesai Yoona membuka matanya dan kaget memlihat seorang pria di depan nya.

“ Permainan yang indah “ kata pria itu.

“ emm… go…gomawo “ kata Yoona sambil menunduk.

“Aku Kris wu … kau ?” tanya Kris sambil mengulurkan tanggan nya.

“ Im Yoona “ kata Yoona menjawab uluran tanggan itu.

Pertemuaan lain yang tak pernah di sangka lagi-lagi terjadi kini jari manis mereka bertiga telah terikat oleh penang-benang halus tak terlihat, yaitu benang-benang takdir.

2 bulan berlalu, Kris dan Yoona semakin dekat. Yoona slealu bercerita hari-hari yang dia lewati bersama Kris pada lu han … selalu bercerita tampa penah lupa. Seperti hari ini, dia dan kris pergi bersama dan kris membelikan nya aksesoris berupa cincin berwarna pink dan walau cincin itu harga nya tidak seberapa tapi Yoona sangat senang.

“ kau menyukai nya ?” tanya Lu Han.

“ entah lah “ jawab Yoona singkat ‘ tapi aku menyukai mu ‘ batin yoona bicara sambil tersenyum menatap Lu han.

“ Ck … kau ini bila seandai nya dia menyatakna perasaan pada mu bagai mana ?”

“ Kita ikuti saja alur takdir “ jawab yoona singkat sambil tersenyum

Jawaban Yoona memang benar, tepat beberapa hari setelah itu. Dia dan kris bertemu lagi di ruangan serbaguna. Kris menyanyikan lagu favorite Yoona yang membuat Yoona terpukau.

“(Can I) call you my own, and can I call you my lover
Call you my one and only girl
(Can I) call you my everything, call you my baby
You’re the only one who runs my world
(Can I) call you my own, and can I call you my lover
Call you my one and only girl
(Can I) call you my everything, call you my baby
You’re the only one who runs my world , Can I call you mine ?” kris menyanyi sambil menatap mata yoona. Membuat Yoona kaget.

“ kekek … maybe “ jawab Yoona asal karna awal nya dia ebrfikir Kris hanya main-main saja.

“(Can I) call you my own, and can I call you my lover
Call you my one and only girl
(Can I) call you my everything, call you my baby
You’re the only one who runs my world
(Can I) call you my own, and can I call you my lover
Call you my one and only girl
(Can I) call you my everything, call you my baby
You’re the only one who runs my world , please Don’t answer maybe “ lagi-lagi Kris mengulang nyanyiaan nya membuat Yoona terdiam.

“ em… kau tidak sedang bercanda kan kris ?” tanya Yoona menatap mata Kris.

“ Ani… aku tidak bercanda , dan jangan menatap ku begitu “ Kris menundukan kepalanya.

“ Em… tapi bukan nya ini terlalu cepat” Yoona menarik nafas panjang.

“ Kkkau tidak percaya pada ku ? “ tanya Kris kaget sambil menatap Yoona.

“ Bu… bukan, bukan tidak percaya …“ jawab yoona sambil menunduk

“aku mengerti kalo kau tidak percaya …” jawab kris

“Ne , aku mau jadi pacar mu “ kata Yoona lalu menundukan wajah nya.

“ A…pa kau mau , benarkah ! aku tidak salah dengar ?”tanya kris tidak percaya.

“ Tidak, kau tidak salah dengar Kris “ kata Yoona sambil tersenyum lembut.

Seketika Kris menarik tangan Yoona meletakan tangan yeoja itu di dada nya, Yoona cukup kaget dengan prilaku kris itu.

“ kau dengar , kau bisa rasakan … jantung ku terus berdebar “ kata Kris sambil tersenyum

“ Aku bisa merasakan nya “ Yoona tersenyum lembut.

Dan kisah yang sebenar nya pun baru akan di mulai, dari sbeuah prolog panjang kisah sebenar nya baru akan di mulai saat ini. Saat seorang Kris bertemu dengan seorang gadis yang melengkapi lingkaran takdir di antara mereka ber-3 tidak sekarang mungkin di antara mereka ber-4.

“ Kau sangat mau tau dan menyebalkan !!” kesal  seorang gadis bermabut pirang menatap tajam kris.

“ Aku hanya penasaran tidak sangka bahwa di sini ada juga yang blasteran seperti ku “ kata Kris masih asik menjaili gadis yang bernama Jessica Jung itu.

“ Ck … dasar tidka punya sopan santun “ dan langsung saja Jesica menlancarkan jitakan di kepala Kris.

“ namja tinggi gila “ kata Jessica lalu pergi.

“ YAK ! Kalo kau yeoja pasti sudah habis !” kesal Kris, dan saat yang sama Yoona menghampir Kris.

“ kau baik-baik saja … kenapa bisa di jitak begitu “ kata Yoona menatpa Kris kahwatir.

“Ani, hanya kesalah pahaman kecil “ Kris tersenyum ekcil melihat kekahwatiran Yoona.

“ Sudah tak usah di fikirkan ayo … kata-nya mau jalan-jalan “Kris merangkul Yoona sementara Yoona menoleh emnatapi punggu Jessica entah firasat dari mana dia merasa sesuatu yang buruk akan terjadi.

Kris adalah anak Yatim paitu, dia tinggal bersama bibi nya yang selalu dia pangil monster. Bibinya selalu saja menyiksanya dan tidak pernah memberikan perhatiaan apda Kris. Hingga suatu hari Kris harus menerima kenyataan, kenyataan sulit bahwa bibi yang selama ini merawat nya bukan bibi kandung nya. Wanita yang selama ini dia pangil imo adalah pembunuh orang tuanya.

“ Kris … kau baik-baik saja “ Yoona mendekati kris yang berada di tengah lapangan basket malam itu.

“ Aku.. harus bagai mana .. aku harus bagai mana Yoona “ kata kris lemah lalu memeluk Yoona.

“ Ada apa.. ayo cerita “ kata Yoona memeluk tubuh kris.

“ Aku… aku hidup bersama orang yang telah membunuh orang tua ku … apa yang harus aku lakukan ? membunuh nya juga ?” kata Kris dengan anda frustasi semakin memper-erat pelukan nya pada Yoona.

“ stt… kau tidak boleh berkata begitu. Jika kau membunuh nya… apa bedanya kau dengan dia “ berusaha menenangkan Kris mengusap pelan punggung kris.

“ lalu aku harus apa …?” tanya Kris

“ kau bisa memilih … memaafkan nya atau membencinya …” kata Yoona.

“ Aku tak tau harus bagai mana lagi, aku tak punya siapa-siapa lagi. Selama ini aku membenci nya karna aku berfikir dia adalah satu-satunya kelaurag ku tapi…tapi dia bahkan bukan siapa-siapa ku “ kata Kris air mata telah membashi pundah Yoona namun yoona masih setia memeluk Kris.

“ kau punya aku Kris, kau punya aku “ Yoona masih memeluk Kris tetap mengelus punggung pria itu.

“ Hmm… gomawo Yong … aku bahagia karna memiliki mu “ kata Kris sambil melepaskan pelukan nya lalu menghapus air matanya.

“ Stt… selama nya saat kau butuh … aku akan selalu ada untuk mu “ yoona memegang pipi Kris menghapus bekas air mata namja nya itu.

“ Kris terlalu beruntung mendapatkan mu Yong “ Lu han melihat teman nya yang tka lain adalah Yoona yang kini duduk di samping nya mereka berdua berada di taman asrama sekarang.

“ hmm… aku lebih beruntung memiliki nya “ jawab yoona Singkat sambil tersenyum.

“ hati mu terlalu tulus dan baik … aku takut jika suatu hari nanti akan ada seseorang yang memanfaatkan mu karna itu “ kata Lu han sambil tersenyum.

“ bagai mana lagi aku tak bisa membenci orang lain “ kata Yoona singkat.

Dan hari-hari gelab kini telah datang, ujiaan untuk cinta mereka telah datang. Apa yang akan terjadi bisa kah mereka bertahan atau sebalik nya ?

Drama wisata itu di adakan di Jeju island dan sayang nya Yoona dan Kris tidak 1 kelompok Yoona 1 kelompok dengan Baek Hyun . sementara siapa sangkan Kris kini satu kelompok dengan Jessica, rasa cemburu tempat terbesit di hati Yoona namun dia berusaha memahami dan mempercayaki kekasih nya itu.

Beberapa hari berlalu, Yoona terus merasa tak tenang bukan hanya karna Kris tidak pernah membalas pesan nya atau menghubungi nya. Perasaan nya benar-benar Tak enak hingga suatu malam dia memilih berjalan-jalan keluar Hotel. Mata yoona menangkan 2 siluet tubuh yang dia kenal Kris dan Jessica keduanya kini telah berpelukan, atau bisa di bilang kris lah yang memeluk jessica.

“ aku harus bagai mana ? “ Kris berbicara pelan namun bisa terdengar oleh yoona yang ebrsembunyi di balik pohon , air mata yoona sudah deras turun sedari tadik menyaksikan kekasih nya sendiri.

“ Kau bertanya pada ku ?” secara sepihak jessica melepaskan pelukan Kris dan berbalik.

“ Ani… kajima… kajima “ Kris memeluk jessica dari belakang “ aku tak tau apa yang akan terjadi lagi, tapi Kajima …” kris menengelamkan kepalanya di pundak jessica , sesak di rasakan oleh yoona yang maish menjadi penonton bodoh dalam kisah ini.

Jessica berbalik dan menyembunyikan wajah nya di dada Kris memeluk pria itu “ from now I’m Your …” kata-kata Jessica seperti pertanda akhir bagi Yoona. Gadis itu memutuskan untuk berjalan pergi.

“ kris bisa kau kepantai ?”

“ Ne… kau kenapa …?”

“ Datanglah, aku merindukan mu “

Sambungan telphon itu berakhir dengan perasaan yang campur aduk kini Kris berjalan mendekati yoona yang tengah duduk di pasir putih pantai. Kris membuka jaket nya dan menyelimuti-nya apda Yoona.

“ kenapa malam-malam di sini nanti kau sakit “

“ Karna aku merindukan mu “ jawab Yoona langsung memeluk kris yang duduk di sebelah nya.

“ wae… kau kenapa ?” tanya kris memeluk yoona.

“ Aku merindukan mu , berapa kali aku harus bilang “ kata Yoona

“ …” kris hanya diam membiarkan yoona memeluk nya.

“ Kris… jika kau di suruh memilih yang pertama atau yang kedua … kau akan pilih yang mana ?” tanya yoona masih memeluk erat kris.

“ eh…jika itu topi aku ingin memiliki keduanya “ kata kris sambil tersenyum walau dai emrasa ada yang aneh dengan Yoona.

“ ani… seandai nya ada wanita yang datang merebut hati mu … siapa yang akan kau pilih aku … atau dia ?” tanya Yoona.

“ kau kenapa sih ? jika itu terjadi … bolehkah aku memiliki keduanya “ kata Kris dengan rasa bersalah mengingat Jessica.

“ pilihlah yang kedua Kris, karna jika kau mencintai ku … tak akan pernah ada  dia “ kata Yoona  “ tapi jika kau ingin memiliki keduanya… bisa kah kau adil kris ?” tanya Yoona lagi.

“ Adil ? entahlah… “ kata Kris.

Yoona tepat terus berjalan di tempat nya , tetap menjadi kekaish Kris namun di sisi lain dia tau bahwa Jessica adalah kekasih lain dari kekasih nya itu-kris- dia bingung harus melakukan apa. Setiap hari nya mungkin Kris selalu bersama nya namun di selingan waktu Yoona tetap menemukan Kris bersama Jessica bersama rasa sakit memenuhi hati nya tapi rasa cinta itu lebih besar.

“ lepaskan dia …” kata Lu han berbicara dengan kris, mereka berada di lapangan basket saat ini. Ini seperti pertemuaan 2 kapten, yang satu kapten basket dan yang satu kapten sepak bola dan keduanya kini membicara kan tentang 1 wanita yang sama.

“ Siapa yang kau maksud ?” kata Kris menatap tajam lu han.

“ Yoona … lepaskan dia … “ kata Lu han pelan meantap tajam kris.

“ kau mencintai nya, dia kekasih ku !” kata Kris… rasa Egois dan cemburu masuk ke hati Kris.

“ Jika iya kenapa ! kau bahkan terus menyakiti nya jadi untuk apa !” kata Lu han mulai terbawa emosi.

“ Menyakiti nya… aku tidak …”

“ Apa ! kau tidak pernah menyakit Yoona… lalu perselingkuhan mu dengan Jessica ? aku sangat kasihan pada Yoona yang mencintai mu dengan tulus , dia bertahan berusaha merubah mu dan mengembalikan mu … tapi apa nyatanya ! kau bahkan terus menyakiti nya !” kata Lu Han.

“ Se…sejak kapan … “ Kata Kris cukup kaget.

“ Katakan pada ku kris … siapa yang kau pilih ! jika kau memilih Jessica … lepaskan Yoona !” kata Lu han lagi.

“ Aku… Aku merasa sangat beruntung memiliki gadis yang mencintai ku dengan tulus seperti Yoona tapi di sisi lain aku menyukai Jessica “ Kata Kris

“ Itu jawaban nya kau dan Yoona berakhir … lepaskan dia “ kata Lu Han.

“Aku tak bisa, aku tak mau kehilangan Yoona !” kata Kris

“  lalu apa kau akan terus menyakiti nya “ hampir saja Lu Han memukul wajah Kris kalo saja tidak ada Yoona yang datang tiba-tiba dan menghalangi Lu han.

“ Anio Lu ha … ani, jangan sakiti dia “ kata Yoona pelan menahan pelan tangan lu Han, Kris kaget rasa bersalah menyeruak di hati nya.

“ Jika perasaan mu memang begitu Kris … lupakan saja semua nya … hati yang pernah kau berikan pada ku … aku kembali kan pada mu … berikan itu pada Jessica “ Yoona berbali dengan mata sembab menatap Kris .

“ Yo..yong “ kata Kris tak tau harus berkata apa.

“ Bye … kris … from now … we just Firend “ kata Yoona namun tiba-tiba Kris menarik tangan Yoona membawa gadis itu kedalam pelukan nya. Lu han yang meliaht itu memutuskan untuk keluar dari gedung basket menunggu di luar memberikan keduanya waktu.

Tak ada yang bciara yang terdengar hanya isakan pelan dari Yoona. Kris masih memeluk yoona erat seakan tak ingin melepaskan gadis itu namun sayang egonya kini lebih besar. Yoona perlahan melepaskan pelukan Kris lalu menatap Kris. Yoona menjinjitkan kaki nya mengecup pelan bibir Kris hanay sebuah kecupan, kecupan perpisahan.

“ Bye … bye my prince “ Yoona mengakhiri pertemuaan itu dengan pergi melangkah keluar dari gedung itu dan saat dia keluar Lu han ada di depan gedung langsung memeluk Yoona.

“ kau punya aku … kau masih punya aku “ kata Lu han.

Setengah tahun berlalu , malam itu adalah malam pesta kenaikan kelas dan penerimaan murid baru. Yoona berjalan ke atas pangung duduk di depan piano … mulai memainkan permainan piano nya di temani oleh seorang anak baru bernama Chanyeol.

Let me explain, the vision in my brain
Close my lids and see you, then I get an eye strain
Then the migraine, as I enchain my melody
Me spend the week like my name is Jake Sully

I could be the kid and you can be karate
You could be my Angie and I could be your Brad Pitt
Fill me up like a cup poured in the coffee
I don’t really mind just know that you got me

About not too long ago, I woke up feeling kind of blue (So I)
Picked up my phone and I decided that I hit up you (So then)
We talked for a little while, ask me if I could roll through (So we)
Met up, got food, and we spent time till the night was through

(Can I) call you my own, and can I call you my lover
Call you my one and only boy
(Can I) call you my everything, call you my baby
You’re the only one who runs my world
(Can I) call you my own, and can I call you my lover
Call you my one and only boy
(Can I) call you my everything, call you my baby
You’re the only one who runs my world

I remember this night we had, outside on the grass us two (We were)
Gazin’ at stars who smiled as my eyes only turned towards you (I knew)
There was no one else I needed and my love’s never felt this way
(I wasn’t) Too sure if you would mind I was nervous but I had to say

(Can I) call you my own, and can I call you my lover
Call you my one and only boy
(Can I) call you my everything, call you my baby
You’re the only one who runs my world

Girl can I, call you mine, you and me, happily, by my side
Through day and night, let it be known, that you’re my own
Girl can I, call you mine, you and me, happily, by my side
Through day and night, let it be known, that you’re my own

(Can I) call you my own, and can I call you my lover
Call you my one and only Boy
(Can I) call you my everything, call you my baby
You’re the only one who runs my world

( Call You Mine )

Kris yang tengah berada di ruangan itu tertegu emndneagr nyanyiaan yang keluar di bibi Yoona , seakan-akan memori setenagh tahun silam berputar-putar, pertemuan nya dengan yooan, kisah cinta nya dan semua nya. Perih dia rasakan saat Yoona turun dari panggung lalu memeluk Lu Han sakit dan perih dia rasakan namun dia hanya bisa tersenyum kecil ‘semoga kau bahagia yoona-ya’.

THE END

34 thoughts on “[Freelance] Call You Mine

  1. Demi apa /? Kris maruk bner -___- udah ada yoona msh aja mau dg sica fufu. tpi ttp bgus kok thor ^^ walaupn agk nyesek ne 😦

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s