Protect The Son Of President Part 1

Protect The son of president copy

Protect The Son Of President

Part 1

Present by

Lee Midah (@leemidah_89)

EXO-K Oh Sehun || SNSD Kwon Yuri || Exo-M Kris

Sub cast

Find Yourself

Length : Multichapter || Rating : PG-16 || Genre : Romance, Family, Agent, Comedy (little)

Disclaimer

Story Asli milikku, sedikit terinpirasi dari film dan FF lain. Cast milik diri mereka sendiri & God.

Note :

Don’t Be Siders!!! Don’t Plagiat!!! If You Respect To Me, Leave A Comment After Read!!! Typo Is Art πŸ™‚

β€œ Aku tidak peduli dengan semuanya, aku hanya peduli denganmu Noona β€œ

-Oh Sehun-

β€œ Keselamatanmu adalah tanggung jawabku β€œ

-Kwon Yuri-

Happy Reading All !!! ^__^

Beep! Beep!

Bunyi sebuah ponsel yang terdengar. Namun tidak ada yang mengangkatnya.

Beep! Beep!

Terdengar bunyi lagi, walaupun hanya berbunyi dua kali namun hal itu cukup menganggu bagi sang pemiliknya. Pemilik ponsel itu meraba – raba meja disamping tempat tidurnya dengan tubuhnya yang masih terbalut selimut. Setelah cukup lama akhirnya dia bisa mendapatkan ponselnya.

β€œ Yoboseyo β€œ, sapa pemiliknya yang merupakan seorang yeoja dengan nada masih belum sadar sepenuhnya.

β€œ Pagi Kwon Yuri! β€œ, jawab seseorang diseberang telepon yang suaranya sangat tidak asing ditelinga yeoja yang bernama Yuri itu.

β€œ Wae, Seonjangnim? β€œ, tanya Yuri malas, karena seharusnya sekarang dia libur karena kemarin dia baru selesai dengan misinya.

β€œ Aku menyesal untuk mengganggu liburmu Yuri-ssi, tapi ada tugas untukmu β€œ, ucap Orang yang dipanggil Kwajangnim itu.

β€œ Mwo? Bukankah aku libur selama seminggu ini? Belum juga satu hari aku menikmatinya β€œ, keluh Yuri.

β€œ Mianhae, Yuri tapi ini benar – benar penting. Dan sekarang datanglah ke kantor. Pukul 09.00 KST kau harus sudah sampai disini β€œ, ucap Orang itu lagi.

β€œ Jigeum? Pukul 9? Omo! Sekarang sudah 08.30 KST! Aish! β€œ, umpat Yuri saat melihat jam dindingnya.

β€œ Pokoknya aku tunggu kau disini secepatnya, Arra?! Bye! β€œ, ucap Orang itu lalu menutup teleponnya.

β€œ Jamkkan… β€œ, namun sudah terdengar bunyi tiiiiiiiiiittttt!!!!

β€œ Aish! Dia selalu saja seenaknya! β€œ, umpat Yuri yang langsung beranjak dari tempat tidurnya dan bersiap – siap pergi ke kantor.

~oo000oo~

Seorang namja turun dari tangga dengan pakaian seragam lengkapnya, terlihat beberapa pelayan menyambutnya di meja makan. Dia melihat begitu banyak makanan di meja, namun dia sangat benci dengan keadaannya seperti ini karena dia harus makan sendiri di meja yang besar itu.

β€œ Tuan sudah berangkat dari tadi karena ada urusan penting β€œ, ucap seorang Ajumha yang merupakan kepala pelayan dirumah itu.

β€œ Aku tahu, dia tidak akan punya waktu untuk makan disini β€œ, jawabnya dingin sambil memakan sarapannya.

β€œ Tuan Muda Sehun, Tuan besar bukannya tidak mau sarapan bersama anda tapi dia harus mengurus urusan negara β€œ, bela Ajumha.

β€œ Urusan negara? Tapi dia tidak pernah mengurus keluarganya sendiri β€œ, Ucap Sehun tersenyum getir.

β€œ Tuan muda… β€œ,

β€œ Gomawo sarapannya. Aku sudah kenyang β€œ, ucap Sehun yang berjalan keluar untuk berangkat kesekolah. Diluar rumahnya beberapa orang berjas hitam sudah menunggunya. Mereka adalah pengawal yang diperintahkan Appa Sehun untuk mengawalnya kemanapun dia pergi. Walaupun Sehun sudah menolak dengan keras keputusan Appanya itu namun tetap saja Appanya tidak mau mendengar keluhan Sehun. Hal itu membuat Sehun selalu menjadi bahan omongan semua orang disekolahnya dan dia sangat benci itu. Apalagi saat ada teman – temannya yang mengejeknya karena dia tidak bisa pergi kemanapun sendiri. Appanya hanya khawatir dengan keselamatan Sehun, karena banyak yang mengincarnya entah itu dari rival politiknya atau orang yang ingin mengacaukan pemerintahannya. Setelah masuk ke mobil Sehun memakai headset ditelinganya untuk memutar musik kesukaannya sekaligus dia menghindari pembicaraan tentang dirinya di sekitar sekolah yang tidak ingin dia dengar.

~oo000oo~

Yuri pun sampai di kantor pertahanan negara dimana tempatnya bernaung. Gedung itu disebut gedung SKA ( South Korean Agent ).

β€œ Oh! Yuri-ssi, bukankah kau seharusnya libur sekarang? β€œ, tanya seorang namja yang merupakan rekan kerjanya.

β€œ Neh seharusnya, tapi Seonjangnim menyuruhku kembali masuk padahal baru kemarin aku diberi libur satu minggu β€œ, jawabnya sambil cemberut.

β€œ Ah… jadi kau agent itu β€œ, ucap namja itu lagi membuat Yuri menatapnya penasaran.

β€œ Apa maksudmu, Chanyeol-a? β€œ, tanya Yuri.

β€œ Kudengar ada seorang agent yang akan bertugas melindungi putera dari President β€œ, jawab namja yang bernama Chanyeol itu.

β€œ Putera President? Tapi naega wae? β€œ, tanya Yuri.

β€œ Molla, kau tanyakan saja pada Kris. Dia lebih tahu detailnya β€œ, ucap Chanyeol.

β€œ Kris? Dia tahu? Kenapa tidak dia saja yang melindunginya? β€œ, tanya Yuri heran.

β€œ Lebih baik kau tanyakan sendiri padanya β€˜, saran Chanyeol dan Yuri pun pergi masuk ke ruangan Park Leeteuk yang merupakan pimpinan SKA.

Yuri mengetuk pintu dan setelah mendengar suara yang menyuruhnya masuk, Yuri pun membuka pintu dan mendapati Leeteuk dan Kris disana.

β€œ Ya! Kau telat! Sudah kubilang pukul 9 tepat! β€œ, marah Leeteuk namun Yuri hanya menanggapinya santai.

β€œ Itu karena kau selalu mengganggu liburanku, lagipula hanya 20 menit kok β€œ, jawab Yuri enteng.

β€œ Ya sudahlah terserah kau saja β€œ, jawab Leeteuk yang tidak bisa berdebat dengan Yuri lagian Yuri juga merupakan keponakannya yang terkadang melawan perintahnya.

β€œ Apa benar aku akan bertugas melindungi putera President? β€œ, tanya Yuri yang langsung duduk di samping Kris.

β€œ Neh, itu datanya. President bilang dia mendapat surat ancaman tentang puteranya yang membuatnya khawatir. Karena sebentar lagi pemilu mungkin salah satu rivalnya yang melakukan hal itu karena taku President Oh yang akan memenangkan pemilunya lagi, tapi kita belum cukup bukti untuk memastikannya siapa dan apa motifnya, ini baru kemungkinan β€œ, jelas Leeteuk sambil memberikan sebuah data pada Yuri.

β€œ Lalu kenapa aku yang kau pilih? Bukankah dengan banyak bodyguard yang mengawalnya itu sudah cukup? β€œ, tanya Yuri sambil membuka data tentang Putera President.

β€œ Itu karena putera President tidak ingin dikawal oleh banyak orang. Jadi President meminta kita untuk mengirimkan salah satu agent kita β€œ, ucap Kris yang ikut menjelaskan.

β€œ Lalu kenapa bukan kau saja, Kris? β€œ, tanya Yuri.

β€œ Karena Samchonmu sendiri yang memilihmu β€œ, jawab Kris membuat Yuri kesal.

β€œ Dia yakin kau yang pantas melakukannya, aku percaya dia tidak mungkin memutuskan sesuatu sebelum memikirkannya terlebih dahulu β€œ, tambah Kris.

β€œ Aish! Kau pasti selalu dipihaknya β€œ, ucap Yuri kembali membaca datanya.

β€œ Oh Sehun, 19 Tahun. Sekolah di Ektraordinary High School. Dan sekarang dia ditahun terakhir, jadi sebentar lagi dia lulus β€œ, gumam Yuri.

Dan saat Yuri melihat fotonya dia tersenyum.

β€œ Cute β€œ, ucap Yuri membuat Kris disamping Yuri menatapnya.

~oo000oo~

Sehun selalu mengasingkan dirinya dari semua siswa di sekolahnya, saat istirahatpun dia memilih ke ruang musik atau ke atap sekolah. Bukan karena tidak ada yang mau berteman dengannya. Hanya saja dia tidak pernah merasakan ketulusan dari seorang teman. Kebanyakan dari mereka hanya ingin ikut populer atau ada maksud lain yang membuatnya enggan berteman. Saat menuju atap Sehun melihat beberapa siswa yang sedang merokok, awalnya dia ingin pergi namun salah satu dari mereka melihanya. Siswa – siswa itu adalah sekelompok siswa nakal yang selalu melanggar peraturan sekolah. Tak jarang mereka juga selalu mengolok – olok Sehun yang selalu membawa pengawalnya kemana pun dia pergi.

β€œ Hey Kau! β€œ, ucap seorang siswa yang bernama Park Jonguk yang bersama kedua temannyaΒ  Β Jung Daehyun dan Lee Changsub.

Namun Sehun sama sekali tidak bergeming, dia hanya menatap dingin ketiga namja itu. Jonguk yang kesal menghampiri Sehun karena dia tidak menghiraukan panggilannya.

β€œ Ya! β€œ, panggil Jonguk sambil memegang pundak Sehun.

β€œ Wae? β€œ, tanya Sehun dingin.

β€œ Aish! Jinjja! Jangan mentang – mentang kau anak seorang President kau bisa bertingkah seenaknya Huh?! β€œ, ucap Jonguk dengan nada tinggi.

β€œ Lalu kau mau Apa? β€œ, tanya Sehun tetap dingin.

β€œ Aish! Dasar Brengsek! β€œ,

Buk!

Sebuah pukulan mendarat di pelipis Sehun yang membuatnya mengeluarkan darah dan tersungkur.

β€œ Kau pikir aku takut karena kau anak seorang President Huh?! β€œ, ucap Jonguk sambil tersenyum sinis. Sehun pun tertawa pada perkataan Jonguk.

β€œ Apa kau benar – benar tidak takut? Atau kau hanya pura – pura tidak takut? β€œ, tanya Sehun sambil tersenyum menyeringai. Namun pertanyaan itu membuat Jonguk marah dan kesal. Dia kembali menghajar Sehun, memukul dan menendangnya. Kini bibir Sehun pun berdarah.

β€œ Hanya segini kemampuanmu Huh?” tanya Sehun lagi namun saat Jonguk akan menghajarnya lagi dia ditahan oleh Daehyun dan Jangsub.

β€œ Sudahlah ,Jonguk-a. Lihat dia sudah tidak berdaya. Kajja! β€œ, ajak Daehyun dan Jangsub.

β€œ Ingat, aku tidak pernah takut padamu atau orang tuamu! β€œ, ucap Jonguk yang akhirnya meninggalkan Sehun sendiri sambil meringis kesakitan.

β€œ Argh!!! β€œ.

~oo000oo~

Yuri pergi ke sekolah SehunΒ  karena hari ini dia langsung bertugas. Dengan menggunakan pakaian casualnya Yuri bersandar di pinggir mobil Ferrari 458 yang di berikan President khusus untuk mengawal Sehun.

β€œ Aku tidak menyangka bisa mengendarai mobil semewah ini, Ku pikir tidak ada salahnya aku menerima pekerjaan ini β€œ, ucap Yuri tersenyum pada dirinya sendiri.

Yuri memperhatikan gerbang sekolah yang sepertinya seluruh siswa sudah waktunya pulang. Dengan teliti Yuri memperhatikan setiap murid yang keluar dari gerbang. Matanya langsung menangkap sosok seorang namja yang berjalan terpincang sambil memegang perutnya dan terlihat juga wajahnya yang babak belur. Dengan cepat Yuri menghampiri namja itu yang ternyata Sehun.

β€œ Omo!!! Ada apa denganmu?! β€œ, tanya Yuri saat sudah dekat dengan Sehun dan melihat dandanan Sehun yang acak – acakan. Sebenarnya saat Sehun turun dari tangga semua orang mencoba menolongnya namun dia tolak karena dia merasa tidak butuh bantuan dari orang lain.

β€œ Neoneun Nuguseyo? β€œ, tanya Sehun heran pada Yuri yang tidak dia kenal.

β€œ Aku? Aku Kwon Yuri. Kau bisa memanggilku Yuri Noona β€œ, jawab Yuri sambil tersenyum manis, namun Sehun hanya menatapnya sekilas lalu mencari dimana pengawalnya menunggu, meninggalkan Yuri di belakang.

β€œ Hey! Kau Sehun kan? β€œ, tanya Yuri yang kini sudah dihadapan Sehun.

β€œ Neh, Wae? Kau mau menculikku? β€œ, tanya Sehun sinis karena merasa Yuri adalah yeoja aneh yang sok kenal dengannya.

β€œ Menculik? Memangnya untuk apa yeoja sepertiku menculikmu? β€œ, tanya Yuri namun Sehun kembali meninggalkannya.

β€œ Aish! Anak ini! β€œ, kesal Yuri karena masih tidak dihiraukan.

β€œ Ya! Oh Sehun! Ikut aku! β€œ, ucap Yuri yang langsung menarik tangan Sehun menuju mobilnya.

β€œ Lepaskan! Kau tidak takut dengan pengawalku yang bisa saja membunuhmu β€œ, ucap Sehun mencoba melepaskan genggaman Yuri namun karena genggaman itu kuat dan Sehun kehabisan tenaga setelah dipukuli, dia tidak bisa melepaskan tangannya.

β€œ Masuk! β€œ, ucap Yuri.

β€œ Shirheo! β€œ,

β€œ Aish! Masuk! β€œ, Yuri mendorong Sehun menaiki mobilnya setelah Sehun masuk dia pun ikut masuk di kursi kemudi.

β€œ Ya! Kau mau membawaku kemana, Yeoja gila?! β€œ, tanya Sehun dengan nada tinggi.

β€œ Yeoja gila?! Aku ini lebih tua darimu jadi jangan memanggilku seperti itu β€œ, ucap Yuri sambil memukul kepala Sehun.

β€œ Aku ini Pengawal barumu β€œ, ucap Yuri.

β€œ Mwo? Pengawal? Hahahaha pengawal seorang yeoja? β€œ, Sehun tertawa meremehkan.

β€œ Aku tidak perlu pengawal, apalagi seorang yeoja sepertimu β€œ, ucap Sehun yang langsung bersikap dingin lagi.

β€œ Perlu atau tidak aku tetap menjadi pengawalmu, suka atau tidak aku tetap akan berada disisimu. Itu tugasku, dan kau anak muda jangan meremehkan kemampuan seseorang β€œ, ucap Yuri yang langsung menyalakan mesin mobilnya dan membawa Sehun kerumah sakit.

~oo000oo~

Sehun kini sudah di obati oleh Dokter. Sekarang dia dan Yuri menuju perjalanan pulang ke rumahnya.

β€œ Sebenarnya apa yang terjadi dengan wajahmu itu? Apa kau berkelahi? β€œ, tanya Yuri sambil menyetir.

β€œ Itu bukan urusanmu β€œ, jawab Sehun datar.

β€œ Ya! Apakah orang tuamu tidak mengajarimu sopan santun Huh? Kau berbicara kurang ajar sekali!Β  β€œ, tanya Yuri kesal namun terlihat raut wajah Sehun berubah semakin dingin.

β€œ Neh, memang aku tidak pernah diajari oleh orang tuaku. Lalu kau mau apa? β€œ, tanya Sehun arogant membuat Yuri menatapnya kesal namun Yuri melihat dari matanya ada sesuatu yang membuatnya bersikap seperti ini.

β€œ Haaaaah… sudahlah lupakan! β€œ, ucap Yuri mengalah karena semakin dia berdebat, akan semakin sulit untuknya melakukan pekerjaan ini.

Setelah sampai di kediaman President, Sehun masuk mendahului Yuri dan tidak menunggunya dulu.

β€œ Aish! Anak ini! β€œ, umpat Yuri yang ikut masuk kedalam rumah megah itu.

Setelah berada didalam ternyata President sudah ada disana. Sehun berhenti menatap Appanya yang kini berada dihadapannya.

β€œ Kau kenapa Sehun? Kenapa wajahmu penuh lebam seperti itu? β€œ, tanya President Oh pada puteranya.

β€œ Kau urus saja negara ini, urusan negara yang lebih penting Β dari luka ini β€œ, jawab Sehun dingin lalu pergi kekamarnya.

Saat Yuri masuk dia kaget melihat President Oh berdiri disana. Dengan cepat Yuri membungkukkan tubuhnya tanda hormat.

β€œ Duduklah Yuri-ssi, aku ingin berbicara denganmu β€œ, ucap President Oh membuat Yuri mengangguk dan duduk didepannya. Yuri tidak pernah membayangkan dia akan duduk berhadapan dengan seorang pejabat no. 1 di Korea.

β€œ Aku percaya kau akan melindungi anakku karena kudengar dari atasanmu kalau kau salah satu agent terbaik disana β€œ,

β€œ Anda terlalu melebih – lebihkan β€œ, ucap Yuri yang merasa tersanjung.

β€œ Kau bisa melihatkan sikap Sehun seperti itu, aku harap itu tidak membuatmu merasa terganggu β€œ,

β€œ Tentu saja terganggu! β€œ, batin Yuri namun Yuri mencoba tersenyum.

β€œ Ani, tentu saja tidak Pak, karena ini sudah menjadi tugasku β€œ, ucap Yuri.

β€œ Neh, Gomawo. Aku memilihmu karena Sehun tidak ingin mendapat pengawalan dari orang – orang sebelumnya. Makanya aku meminta Agent SKA untuk mengawalnya β€œ,

β€œ Neh, anda tenang saja. Keselamatan Sehun sudah menjadi tanggung jawabku β€œ, ucap Yuri mantap.

β€œ Aku percaya padamu, Yuri-ssi. Tapi aku ada satu permintaan lagi padamu β€œ,

β€œ Kalau boleh saya tahu, apa itu? β€œ tanya Yuri penasaran.

β€œ Aku ingin kau menjaganya 24 jam. Dan bisakah kau tinggal disini? Menemaninya dan menjaganya? β€œ,pinta President Oh pada Yuri.

β€œ Neh?! β€œ,

β€œ Memangnya dia anak bayi yang harus dijaga 24 jam? β€œ, batin Yuri.

β€œ Aku khawatir, walaupun rumah ini sudah mendapat penjagaan ketat tapi aku masih khawatir dengan keselamatan Sehun β€œ,

Β β€œ Anda begitu menyayanginya, baiklah saya akan tinggal disini β€œ, ucap Yuri yang merasa terharu dengan sikap President yang begitu mengkhawatirkan anaknya.

β€œ Ya Sudah, aku harus menghadiri beberapa pertemuan. Semoga kau betah disini β€œ, ucap President Oh sambil menjabat tangan Yuri.

β€œ Neh, hati – hati di perjalanan anda β€œ, ucap Yuri.

Dan President pun pergi meninggalakn rumah itu. Yuri duduk bersandar di sofa dan memikirkan dia harus tinggal dirumah ini.

β€œ Aku harus membawa barang – barangku dulu β€œ, ucap Yuri yang juga meninggalkan rumah itu.

Sehun hanya melihat Yuri pergi dari jendela kamarnya, dia merasa akan terjadi sesuatu antara dirinya dengan yeoja itu.

β€œ Kwon Yuri… β€œ, gumamnya melihat mobil Yuri menjauhi rumah itu.

~oo000oo~

Yuri pun memarkir mobilnya di halaman gedung apartementnya. Dia pun menekan tombol lift dan menunggu lift terbuka. Setelah menunggu beberapa menit, pintu lift pun terbuka dan membawanya ke kamarnya. Setelah sampai di kamarnya Yuri merasa aneh, seperti ada seseorang yang masuk ke Apartementnya. Yuri mencoba waspada dan dia menyiapkan pistolnya untuk berjaga – jaga. Dengan hati – hati Yuri masuk dan melirik kiri kanannya. Saat Yuri menyalakan lampu tiba – tiba ada tangan yang menyentuh pundaknya. Dengan cepat Yuri menarik tangan itu dan membantingnya ke lantai lalu mengunci tangannya kebelakang orang itu seperti polisi menyergap penjahat.

β€œ Hiya….!!! β€œ, saat Yuri akan memukulnya orang itu langsung bicara.

β€œ Yul… naya!Β  β€œ, ucap orang itu yang seorang namja.

β€œ Kris?! Apa yang kau lakukan disini? Dan bagaimana kau bisa masuk? β€œ, tanya Yuri kaget dan heran sambil melepaskan Kris.

β€œ Kau itu maen banting saja, aku tahu kau selalu waspada tapi tidak seperti ini juga. Aw! β€œ, ucap Kris sambil menggerakkan pundaknya yang terasa sakit akibat bantingan Yuri.

β€œ Kau belum menjawab pertanyaanku, lagian suruh siapa masuk ke rumah orang seenaknya β€œ, ucap Yuri sambil duduk di sofanya.

β€œ Memangnya aku tidak boleh berkunjung, ke rumah mantan anaeku β€œ, ucap Kris sambil tersenyum menggoda.

β€œ Ya! Itu kan hanya misi! Lagian misi kita sudah berakhir. Jadi tidak ada lagi anae atau nampyeon Β β€œ, Yuri menatap Kris tajam.

β€œ Arraseo, bagaimana dengan hari pertamamu? β€œ, tanya Kris yang sepertinya memperlihatkan sedikit kekecewaan diwajahnya.

β€œ Kesan pertama dia itu namja yang dingin, arogant, dan tidak menghormati kepada yang lebih tua β€œ, ucap Yuri mengingat pertemuannya dengan Sehun.

β€œ Separah itu? β€œ,

β€œ Neh, tapi kulihat saat menatap matanya ada sesuatu yang selalu menganggunya. Seperti rasa kesepian? β€œ, tebak Yuri sambil berpikir.

β€œ Darimana kau tahu? β€œ,

β€œ Molla, aku hanya merasakannya saja β€œ, jawab Yuri sambil bersandar lagi.

β€œ Lalu rencanamu apa? β€œ, tanya Kris sambil menatap Yuri.

β€œ Aku? Ya menjalankan tugasku dengan baik dan sepertinya mulai sekarang aku akan tinggal dirumahnya β€œ, jawab Yuri.

β€œ Mwo?! Tinggal dirumahnya? Kenapa harus tinggal dirumahnya? β€œ, tanya Kris.

β€œ Itu permintaan langsung dari President, aku tidak bisa menolaknya. Lagian kenapa kau sekaget itu? β€œ, tanya Yuri sambil memicingkan matanya.

β€œ Ania, Gwenchana. Oia kau sudah makan? Aku sudah memasakkan makanan kesukaanmu β€œ, kata Kris.

β€œ Jinjja? Wah… aku kangen sekali masakanmu β€œ, ucap Yuri sambil tersenyum.

β€œΒ  Jika kau suka masakanku, menikahlah denganku β€œ, ucap Kris.

β€œ Menikah denganmu? Shirheo! β€œ, jawab Yuri.

β€œ Waeyo? β€œ,

β€œ Cukup pura – pura saja sudah membuatku jengah, apalagi menikah asli β€œ, ucap Yuri sambil tertawa dan menghampiri meja makan.

β€œ Kenapa kau selalu seperti itu padaku? β€œ gumam Kris geleng – geleng kepala lalu menyusul Yuri ke meja makan.

~oo000oo~

Sehun seperti biasa selalu mendengarkan musik di balkon kamarnya sambil duduk di kursi yang menghadap ke luar dan memejamkan matanya. Dia menikmati setiap nada yang dia dengar lagu yang dinyanyikan Yonghwa CN Blue yang berjudul Because I miss you ( lagu kesukaan author ). Namun perasaan Sehun terasa aneh karena dia merasa ada seseorang yang menatapnya. Perlahan Sehun membuka matanya dan langsung kaget melihat wajah Yuri yang ada didepan matanya. Sehun yang kaget hampir loncat, Yuri pun tertawa melihat tingkah Sehun yang kaget seperti itu.

β€œ Hahahaha…. kau lucu sekali… hahaha… lihatlah wajah kagetmu… hahaha β€œ, tawa Yuri sambil menepuk – nepuk tangannya. Sehun sempat terpaku melihat Yuri yang tertawa namun saat dia sadar dia merasa kesal pada Yuri yang mengagetkannya dan terlebih lagi Sehun kesal karena Yuri masuk kekamarnya tanpa ijin.

β€œ Apa yang kau lakukan disini? Kau tidak bisa sembarangan masuk kekamarku seenaknya! β€œ, marah Sehun yang membuat tawa Yuri langsung berhenti.

β€œ Aku sudah mengetuk pintu, tapi kau saja yang tidak mendengarnya makanya aku langsung masuk saja β€œ, jawab Yuri.

β€œ Aku tidak suka orang asing masuk kekamarku, Pergilah! β€œ, usir Sehun sambil mendorong tubuh Yuri untuk keluar dari kamarnya.

β€œ Ya! Kau tidak usah mendorongku seperti itu β€œ, ucap Yuri yang didorong oleh Sehun.

β€œ Keluar sekarang!!! β€œ, kesal Sehun.

β€œ Shirheo! β€œ, jawab Yuri sambil membalikkan tubuhnya dan tanpa sengaja Sehun yang mendorong tubuh Yuri dengan tangannya, namun kini tangannya malah menyentuh dada Yuri karena posisi Yuri sekarang berhadapan dengan Sehun. Sehun sempat terdiam saat merasakan tangannya berada didada Yuri matanya berkedip – kedip seperti tidak percaya. Yuri yang sadar langsung memukul Sehun sehingga Sehun jatuh, setelah itu Yuri menutupi dadanya dengan kedua tangannya.

Β β€œ Neo, Byeontae!!!Β  β€œ teriak Yuri.

β€œ Aw! Appayo!!! β€œ, ringis Sehun belum juga luka lebamnya sembuh, ditambah pukulan Yuri.

Β β€œ Aish! Salahmu sendiri kau membalikkan tubuhmu. Aku kan tidak sengaja β€œ, bela Sehun sambil memegang pipinya yang dipukul Yuri.

β€œ Kalau kau melakukannya sekali lagi, aku akan membunuhmu. Kau tahu aku itu belum punya pacar, dan orang yang pertama menyentuhku adalah kau! β€œ, kesal Yuri sambil curhat.

β€œ Pantas saja kau tidak punya pacar, kau galak seperti itu β€œ, guman Sehun namun Yuri mendengarnya walau tidak terlalu jelas.

β€œ Mwo? Apa yang kau bilang? β€œ, tanya Yuri menatap Sehun tajam.

β€œ Anio, aku tidak bicara apa – apa β€œ, jawab Sehun sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain.

β€œ Lagian apa yang kau lakukan disini? Bukankah kau harusnya pulang dan kembali besok?! β€œ, tanya Sehun penasaran namun tetap dengan sikap dinginnya.

β€œ Aku akan tinggal disini β€œ, jawab Yuri.

β€œ Mwo?!!! β€œ

β€œ Neh, Appamu menyuruhku menjagamu 24 jam. Jadi kau ada dalam pengawasanku, Arrachi?! β€œ, kata Yuri sambil menyilangkan kedua tangannya diatas dada.

β€œ 24 jam? Bersamamu? Aish! Aku bukan anak bayi! β€œ, kesal Sehun.

β€œ Ya itu sudah keputusan Appamu, aku tidak bisa menolaknya β€œ

Yuri pun meninggalkan kamar Sehun keluar menuju kamarnya. Dia masih berpikir tentang tangan Sehun tadi yang menyentuh dadanya. Dia merasa sudah ternodai ( lebay deh Yuri ). Sehun memang masih kesal dengan kenyataan Yuri tinggal dirumahnya sekarang. Tapi saat melihat tangannya dia ingat kejadian saat tangan itu menyentuh dada Yuri. Itu pertama kalinya dia menyentuh seorang yeoja apa lagi bagian sensitifnya.

To Be Continue….

FF Yulhun yang pertama kubuat, Gimana Readers? Gaje ya? Hehehe ^__^

Niatnya mau Oneshoot tapi kebanyakan jadi kayaknya bakal jadi multichapter. Gimana dengan kehidupan Sehun dan Yuri nantinya ya? Ada yang penasarankah? Jangan lupa RCLnya ya ^__^ Mian buat yang Req ff bergenre angst, romancenya belum bisa di kabulin cos belum dapet ide ceritanya πŸ™‚

Kamshamida #bow

Advertisements

64 thoughts on “Protect The Son Of President Part 1

  1. Oh My Gawd… <333 makasih banyak udh nulis ff yulhun.. gomawo~
    aku suka bangets..ff-nya
    aku juga mau dadaku dipegang sama sehun^^

β˜† Comment Juseyo β˜†

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s