Let’s Never Meet Again (Chapter 6)

Let's Never Meet Again 3

Title : Let’s Never Meet Again

Author : Berries (@berries_cocoa)

Length : Series

Rating : PG-13

Genre : Sad, Romance, Friendship

Main Cast :

  • Yoona SNSD
  • Luhan EXO-M
  • Lay (Zhang Yixing) EXO-M

Other Cast :

  • Chen (Kim Jong Dae) EXO-M
  • Seohyun SNSD
  • Yuri SNSD
  • Sooyoung SNSD
  • Kris EXO-M
  • Sehun EXO-K
  • Kai EXO-K

Disclaimer : Cerita ini hanya fiksi dan  murni dari kepala dan pikiran author, apabila ada kesamaan cerita itu adalah ketidaksengajaan.

Author Note : Annyeonghaseyo *bow Mian, telat soalnya author banyak banget urusan sekolah, maklum author udah kelas 3 😦 .Maaf kalo ceritanya jelek, feelnya kurang dapet. FF juga author post di http://cocoafanfiction.wordpress.com/Please Don’t Bash ya and Leave a Comment. And Sorry For the TYPO. Happy Reading!!!

***

“Bisakah kau melihatnya ?Lihatlah bagaimana dia sejak kau tinggalkan Lay. Hidupnya berubah, dia yang kuat dan selalu ceria sekarang sudah menghilang. Sekarang dirinya terlihat sangat rapuh seakan-akan jika kau menyentuhnya sedikit saja dia akan pecah berkeping-keping. Itu semua karena dia mencintaimu dan kau dengan mudahnya menyuruhku menggantikan posisimu. Aku memang mencintainya berharap ada sedikit celah di hatinya untuk ku isi. Hal yang bahkan orang bodohpun tau bahwa itu tidak mungkin. Kenapa ?karena hatinya sepenuhnya hanya untukmu” ucap Chen dalam hatinya.

***

“Gomawo” ucap Yoona pelan, kepalanya tertunduk berusaha menyembunyikan wajahnya. Sudah lama dia tidak menangisi Lay didepan orang lain, selama ini dia berusaha terlihat tegar dan baik-baik saja meskipun sebenarnya mereka tau bahwa Yoona tidak baik-baik saja.

“Maaf karena telah merepotkanmu dan membuatmu harus melihat semuanya” sambungnya. “Sudah berapa kali kukatakan, kau tidak merepotkanku dan aku lebih suka melihatmu seperti tadi daripada harus melihatmu berpura-pura baik-baik saja padahal tidak sama sekali” jelas Chen sambil tersenyum kearah Yoona sekilas lalu kembali memperhatikan jalanan yang ada didepannya.

“Gomawo, kau memang sahabat terbaikku” jawab Yoona sambil tersenyum tulus kearah Chen yang sedang menyetir. Deg… “Sahabat” Chen hanya tersenyum tanpa memalingkan pandangannya ke arah Yoona “Sahabat ?Aku mencintaimu” batin Chen.

*SKIP*

“Sampai…” teriak Chen setelah memarkirkan mobilnya di cafe tempat mereka janjian berkumpul dengan yang lainnya. Chen keluar dari mobilnya dan berjalan ke arah Yoona untuk membukakan pintunya.

Mereka berjalan memasuki cafe tersebut “Kurasa mereka belum datang” ucap Chen “Tau dari mana ?” tanya Yoona, heran “Karena cafe ini terlalu sepi. Kau kan tau jika mereka sudah datang suara Sooyoung pasti yang terdengar pertama kali” sambung Chen sambil terkekeh. “Aku setuju denganmu” kata Yoona ikut terkekeh sambil berjalan ke arah tempat mereka semua biasa duduk.

“Ya!! Jangan halangi jalanku!!!” teriak seorang yeoja dari pintu masuk cafe tersebut. “Baru saja tenang” ucap Chen dari tempatnya karena mendengar teriakan seorang yeoja yang tentu saja dapat di tebak siapa pemilik teriakan itu, Sooyoung. Sedangkan Yoona hanya tertawa.

“Kau yang menghalangi jalanku!!!” teriak seoorang namja, Kris pada pacarnya itu. “Kau tidak pernah mendengar kata-kata LADIES FIRST !!” balas Sooyoung sambil berteriak dan menekankan kata ‘ladies first’ tepat di depan wajah Kris.

Tidak mau kalah “Memangnya kau seorang yeoja, dengan tingkah lakumu itu kau tidak pantas disebut yeoja!!” balas Kris. “Lalu kenapa kau berpacaran denganku hah ?!!!” balas Sooyoung. “Kar-“ belum sempat Kris menyelesaikan ucapannya, Luhan sudah memotong ucapannya.

“Jika kalian tidak mau masuk, bagaimana jika kami duluan saja” ucap Luhan yang dari tadi hanya diam melihat pertengkaran sepasang kekasih itu yang tentu saja disetujui oleh Seohyun, Sehun, Yuri dan Kai yang juga hanya menonton dari tadi. Luhan berjalan masuk menuju tempat Chen dan Yoona duduk meninggalkan Kris dan Sooyoung yang hanya terdiam.

“Ahh, aku haus” ucap Kai dan Sehun bersamaan sambil menarik tangan pacar mereka lalu berjalan melewati Kris dan Sooyoung yang hanya diam ditempat mereka. Tiba-tiba Yuri dan Seohyun berhenti lalu mereka membalikkan badan mereka ke arah pintu masuk dimana Kris dan Sooyoung masih saja terdiam.

Lalu mereka berdua berjalan kearah sepasang kekasih tersebut “Soo…/Oppa… Kajja” ucap Yuri dan Seohyun sambil menarik tangan mereka.

Luhan sedang berjalan menuju meja dimana Yoona dan Chen duduk. Terlihat jelas diwajahnya, wajah tidak suka melihat Yoona dan Chen sekarang sedang duduk berhadapan belum lagi mengingat tadi Luhan sempat melihat Yoona dan Chen pergi berduaan.

Mau tidak mau Luhan mengambil tempat duduk di samping Chen, ingin duduk disamping Yoona pun tidak mungkin. “Mian membuat kalian menunggu” ucap yuri yang baru saja datang dan langsung duduk disamping yoona diikuti dengan yang lainnya.

“Aniyo… Kami juga baru saja datang” jelas Yoona pada Yuri. “Ada apa dengan mereka?” tanya Chen sambil memandang kearah Sooyoung dan Kris yang sedang duduk berhadapan dalam diam.

“Kris hyung melihat Sooyoung noona sedang berbicara dengan namja lain dan mereka terlihat akrab” jawab Sehun menjelaskan pada Chen dan Yoona yang hanya menganggukkan kepala mereka tanda mengerti.

“Karena aku menyukaimu, semua tentangmu yang baik maupun yang buruk” ucap Kris tiba-tiba yang mengagetkan semuanya. “Mwo? Apa maksudmu ?” tanya Sooyoung, yang paling kaget. “Bukankah tadi kau bertanya kenapa aku mau berpacaran denganmu dan yang barusan adalah jawabanku” jelas Kris sambil memandang kearah Sooyoung, ucapannya tadi benar-benar tulus.

“Apa aku salah?” tanya Kris karena tidak mendapat respon dari yeojachingunya itu. Sooyoung menggelengkan kepalanya  “Ani… Kau tidak salah. Mian karena tadi aku bersama namja lain” jawab Sooyoung sambil meminta maaf atas kelakuannya tadi.

“Bukannya Sooyoung noona berniat mem-“ sebelum sempat Kai menyelesaikan ucapannya mulutnya sudah terlanjur dibekap oleh Luhan yang duduk disebelahnya sampai akhirnya Kai mengigit tangan Luhan “Aww….Ya!! Kenapa kau mengigitku?” teriak Luhan sambil meniup tangannya yang barusan saja digigit Kai.

“Salah hyung membekap mulutku, aku kan hanya ingin bilang kalau Sooyoung eonni sebenarnya tadi hany-” jelas Kai dengan nada kesal sampai “Aww, appo… kenapa kau menginjak kakiku yeobo?” tanya Kai pada Yuri yang baru saja menginjak kakinya “Jangan merusak suasana” ucap Yuri sambil menunjuk kearah Sooyoung dan Kris yang sedang saling memandang.

“Berbeda sekali aura yang sekarang dengan yang tadi” ucap Sehun yang juga ikut memandang sepasang kekasih tersebut.

*SKIP*

“Tidak terasa sebentar lagi akan valentine” ucap Sooyoung sambil menyantap makanan yang dipesannya. Yoona yang mendengarnya hanya mengangguk-anggukkan kepalanya. “Apa kalian tidak ada rencana ?” tanya Sooyoung pada yang lainnya yang dijawab mereka dengan gelengan kepala.

“Bagaimana kalau ke lotte world saja ?” tanyanya lagi “Mwo ?!!” jawab mereka semua bersamaan tidak terkecuali Kris, namjachingunya sendiri.

“Hei NaSoo kenapa mendadak seperti ini” ucap Kris “Lotte world pasti akan ramai sekali di hari valentine” jelas Yuri “Kita juga belum memesan tiket masuknya” sambung Seohyun. Sedangkan Yoona, dia hanya diam saja sambil menikmati makanannya. Tidak tertarik dengan pembicaraan seperti itu.

“Tenang saja” jawab Sooyoung sambil mengambil sesuatu dari dalam tasnya “Tadaaa…..” teriaknya sambil mengeluarkan sembilan lembar kertas “Apa itu ?” tanya Chen yang memang dari tempat duduknya tidak terlihat jelas kertas apa itu.

Kris langsung mengambil kertas yang dipegang oleh Sooyoung “Tiket lotte world ?” tanyanya, sedangkan yang ditanya hanya mengangguk bangga. “Daebaaaak” ucap Yuri yang melihat tiket tersebut.

“Darimana kau mendapatkannya ?” tanya Chen “Kau tidak mengancam mereka untuk memberikan tiket ini kan ?” tanya Kris yang masih tidak percaya.

“Ya!! Angry bird!! Kau kira aku perampok” ucap Sooyoung kesal “Aku mendapatkannya dari teman eonniku” sambungnya lagi menjelaskan. Kris dan Chen mengangguk-anggukkan kepalanya tanda mengerti. “Horee Lotte world” ucap Kai senang.

Tanpa disadari Yoona, Luhan sedang memperhatikannya.

*SKIP*

-Hari Valentine-

Yoona sedang berdiri didepan pintu masuk Lotte world. Yeoja itu terlihat cantik dengan pakaian yang digunakannya, dia menggunakan celana pendek jeans berwarna biru tua dengan kaos putih bermotif hati berwarna merah dengan tas selempang berwarna hitam senada dengan sepatu boot yang di pakainya ditambah dengan make up naturalnya, tentu saja membuat siapa saja pasti memalingkan kepala mereka untuk memperhatikannya.

Sedangkan yang sedang diperhatikan hanya memilih untuk mencari tempat duduk dan tidak mempedulikan orang-orang yang sedang memperhatikannya. “Lama sekali mereka” ujar Yoona sambil duduk dibangku tidak jauh dari pintu masuk. “Seharusnya aku tidak ikut” sambungnya sambil melirik jam tangannya.

“Kenapa ?” ujar seseorang dari belakang Yoona.

“Omo!! Kukira siapa”

“Mian mengagetkanmu. Kukira aku telat ternyata hanya ada kau disini. Mana yang lainnya ?” ucap Luhan tersenyum sambil duduk disamping Yoona. “Ah ne, gwaenchana. Molla, aku sudah satu jam menunggu mereka” jelas Yoona, Luhan mengangguk-anggukkan kepalanya.

“Emm…” gumam Luhan

“Waeyo ?”

“Aniyo.. Hanya saja kau terlihat cantik. Neomu yeppeo” ujar Luhan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Kata-kata Luhan barusan berhasil memunculkan semburat merah dipipi Yoona. “Gomawo lulu” ujar Yoona tanpa sadar memanggil Luhan dengan sebutan lulu.

“Lu…lu  ?”

“Mian karena telah memanggilmu seperti itu” ujar Yoona

Luhan menggelengkan kepalanya “Aniyo, tadi aku hanya kaget. Aku senang dengan panggilan itu. Kau boleh memanggilku lulu”

“Benarkah ? Gomawo… Sebagai gantinya, kau boleh memanggilku dengan sebutan apa saja”

Luhan menganggukan kepalanya “Baiklah. Hmm, aku harus memanggilmu apa ya… Yoong ? Tidak, Yuri sudah memanggilmu seperti itu”

Melihat Luhan yang sedang memikirkan nama panggilan untuk dirinya sambil sesekali menggelengkan kepalanya membuat Yoona terkekeh geli.

“Oya, bagaimana kalau yoo-“

“Mian kami telat” ucap Sooyoung memotong ucapan Luhan

“Sudah telat, memotong ucapan orang lagi” kesal Luhan sedangkan Yoona terkekeh geli

“Maksudmu ?”

“Tidak ada. Bagaimana bisa kalian semua datang di waktu yang bersamaan” tanya Luhan curiga. “Tadi kami bertemu di tempat parkir hyung” jelas Sehun.

“Ayoo kita bermaiiinnn!!!!! Kajja!!!” teriak Sooyoung lalu berjalan menuju pintu masuk.

“Dasar, menyebalkan sekali” ujar Luhan “Hahaha sudahlah, kajja” ajak Yoona.

“Waahh, sudah lama aku tidak kesini” seru Seohyun “Ayoo kita berfoto” sambungnya. Lalu mereka semua berfoto dibantu oleh orang asing yang memotret mereka. Semuanya terlihat sangat gembira kecuali Yoona yang hanya tersenyum seadanya dan bisa dilihat senyumnya itu dipaksakan.

“Sama seperti dulu” batinnya.

-TBC-

11 thoughts on “Let’s Never Meet Again (Chapter 6)

  1. Aahh,Sooyoung eonni,akukan penasaran ama panggilannya yoona

    Kayaknya Sooyoung eonni sama Kris oppa bagaikan rival ya!!

    Gak sabar nunggu LuYoon moment!!
    Deer couple jjang

    Next part ditunggu …

    Oh iya,aku first bkan?

  2. Wach muncul jg nie ff
    post.xa jgn lma2 dong..
    Sbner.xa ini main.xa Luhan Yoona Lay ap Luhan Yoona Chen?
    Tp gj ap lah crta.xa keren
    Lbih keren lagi main.xa Luhan Yoona Kris

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s