[HunSoo] AS LONG AS YOU’RE HAPPY [Part 1]

A-B5p8XCEAAQg8v

Title                 : LOVE, One Word Can Change the Life

 

Sub Tittle         : AS LONG AS YOU’RE HAPPY

Author             : JeniHwang (@cinddyjenifer)

 

Main Cast                    :

–          Choi Sooyoung a.k.a Sooyoung/Syoo

–          Oh Sehun a.k.a Sehun

 

Length             : Series

Genre               : Romance, Sad, Angst, Friendship

 

Author’s Talk :

 

Akhirnya Sub Cerita(?) dari “Love, One word can change the life” part 1 HunSoo keluar juga😀 maaf ya kelamaan nunggu ^^v maaf juga kalau nanti banyak typo😄 Selain itu kalau alurnya berantakan maafkan juga ya(?) ^^v Thanks To Mariske buat inspirasinya dan Salsa untuk covernya😄 kkk~ disini anggap aja Sehun dan Sooyoung seumuran..  Jangan lupa baca Prolog, sama partnya KrisSica yaa ^^

[PROLOG]LOVE, ONE WORD CAN CHANGE THE LIFE

[KrisSica] : REGRET (PART 1) | REGRET [Part 2] #END

Okay, HAPPY READING!! ^^

***

          [ SEOUL, 13 tahun yang lalu ]

“Huhuuhu.. Hiks.. Hiks..”

 

Sehun yang baru saja membeli es krim di taman mendengar suara anak perempuan kecil yang sedang menangis. Sehun segera mencari arah suara itu dan menemukan seorang gadis kecil yang kira-kira seusia dengannya, sedang terduduk di pinggir jalan sambil memegangi lututnya yang berdarah. Sebuah sepeda kecil  yang diperkirakan milik gadis kecil itupun terparkir sembarangan didekatnya. Sehun yang melihat kejadian itu reflex menjatuhkan es krimnya dan berlari menghampiri gadis kecil itu.

 

“Hey, kau kenapa?” Tanya Sehun kepada gadis kecil itu.

 

“Hiks.. Aku.. Hiks.. tadi sepedaku tersandung batu lalu menabrak trotoar. Aku juga ikut terjatuh..Hiks.. Lututku.. Hiks.. Sakit..” jawab gadis kecil itu sambil tetap memegangi lututnya.

Sehun merasa kasihan melihat gadis kecil itu. Ia melihat sekeliling dan melihat ada sebuah kran air dipinggiran taman.

 

“Tunggu ya..” Seru Sehun sambil berlari ke arah kran air. Ia membuka kran tersebut dan menampung air dengan kedua telapak tangan mungilnya. Dengan cepat ia kembali menghampiri gadis kecil itu dan menuangkan sedikit demi sedikit air ditangannya untuk membersihkan luka gadis kecil itu. Setelah itu ia mengeluarkan sapu tangan dari kantong celana pendeknya dan digunakan untuk membersihkan dan menutup luka itu. Gadis kecil itu tertegun melihat semua perlakuan Sehun.

 

“Lukamu tidak terlalu besar deh kayaknya.. Aku juga hanya punya saputangan ini. Kau tekan-tekan saja saputangan ini di sekitar lututmu untuk membersihkan darah yang keluar.” Kata Sehun sambil tetap membersihkan luka gadis kecil itu.

 

Gadis kecil itu tetap terdiam beberapa saat..

“Hoy, kau mendengarkanku tidak?” Sehun mengejutkan gadis kecil itu.

“N..ne.. Gomawo..” Jawab gadis kecil itu.

 

“Oh Iya, Oh Sehun imnida, kau bisa memanggilku Sehun.. Namamu siapa?” Tanya Sehun sambil mengambil posisi duduk disamping gadis kecil itu dan mengulurkan tangan.

 

“Eung.. Choi Sooyoung imnida..Panggil saja Sooyoung atau Syoo..Gomawo sudah menolongku Sehun.” Jawab Sooyoung sambil menyambut uluran tangan Sehun dan tersenyum manis.

 

“Bailah Syoo, mulai sekarang kita berteman ya..” Kata Sehun dengan senyuman lebar dan dibalas dengan anggukan oleh Sooyoung.

 

XXX

              [ SEOUL, masa kini ]

 

-Sehun POV-

“Sehun!! Ireona..Sudah siang ini..Sampai kapan kau mau tidur terus?!”

Sayup-sayup aku mendengar seperti ada orang yang menyebut-nyebut namaku di luar.

“Eunghh.. Siapa sih itu.. “ Aku menggeliat malas di kasur.

 

Tiba-tiba handphoneku berdering. Dengan malas aku mengangkatnya.. “Yoboseyo..”

 

“Yakk!! OH SEHUN!! Cepat bangun!! Kau mau kita terlambat ke kampus huh?” Aku tersentak kaget dan langsung tersadar sepenuhnya mendengar suara cempreng nan nyaring itu tanpa basa-basi berteriak mengomeliku.

 

“Dasar Sooyoung…….” Batinku

 

“Ne ne Sooyoungie, aku bangun sekarang..” jawabku sambil bangun dan duduk dipinggir kasur.

 

“Aku tau kau belum bersiap Oh Sehun~ Cepat mandi dan turun, 45 menit lagi kelas pertama dimulai..”

 

“Mwo??” Aku melirik jam dinding dikamarku dan terkejut, “Oke Oke..aku bersiap sekarang, kau masuk dulu saja ke dalam daripada diluar situ terlihat seperti satpam rumahku , haha.. Lagipula aku yakin eomma akan senang melihatmu..Wait ya..” Aku langsung mematikan handphone dan bergegas mandi.

-END Sehun POV-

 

-Sooyoung POV-

Huh.. dasar namja pemalas..

 

“Ahjumma….~” aku mengetuk pintu rumah Sehun.

 

Pintu rumahpun terbuka dan eomma Sehun muncul dengan senyum yang mengembang.

 

“Ah, rupanya kau youngie.. Ayo masuk.. Kebetulan ahjumma baru saja selesai memanggang cookies coklat kesukaanmu.” Kata ahjumma sambil berlalu.. Aku ikut masuk dan duduk di sofa ruang tengah. Tak berapa lama kemudian, ahjumma keluar dari dapur dan membawa sepiring cookies coklat hangat dan meletakkannya didepanku.

 

“Waahh.. gomawo ahjumma…” Jawabku sambil tersenyum dan mengambil sepotong cookies.

 

“Hahaha, ahjumma sangat senang karena selera kita sama, sama-sama pecinta cookies dan coklat.” Ujar ahjumma sambil menyiapkan sandwich di meja makan..Pasti untuk si Sehun..

 

“Cookies buatan ahjumma selalu enak kok..Apalagi cookies coklat” Jawabku sambil mengambil sepotong cookies lagi.

“Iya..coklat memang enak.. Ahjumma sendiri heran kenapa Sehun tidak begitu tertarik dengan coklat..”

 

“Ia selalu berpikir kalau itu akan membuat perutnya gendut ahjumma..” seruku sambil tertawa dan ahjumma pun ikut tertawa.

 

Tiba-tiba Sehun turun dengan terburu-buru sambil menggunakan sepatu kets putihnya. Ia sempat tersandung dan hampir terjatuh. Aku tertawa melihatnya.

 

Ia tersenyum kikuk dan menghampiri aku dan ahjumma, “Sudah lama Syoo?” Tanyanya sambil menyeruput teh hangatnya.

 

Aku hanya menjawabnya dengan tatapan kau-pikir-baru-sebentar-huh . Tapi dia hanya nyengir sambil mengambil sepotong sandwich yang dibuatkan eommanya.

 

“Kajja kita berangkat.” Ujarnya dan langsung berdiri ke arah pintu depan. “Annyeong eomma..” Lanjutnya sambil melambaikan tangan kepada Oh Ahjumma dari atas motor.

 

Aku hanya menggelengkan kepala melihat kelakuannya, “Dasar anak kurang ajar..” Gerutuku.

 

“Ppali syoo..” Teriaknya.

 

“Ne Ne… Annyeong ahjumma, kami berangkat dulu..” Kataku sambil membungkukkan badan dan segera naik ke motor Sehun.

 

           [ Di Perjalanan ]

 

“Kau ini bisa bawa motor pelan-pelan tidak sih?!” Aku berteriak tepat di bagian telinga Sehun yang tertutup helm.

“Kau mau terlambat huh?? Sudah, pegangan saja yang erat..” Jawab Sehun.

Baru saja aku mau menjawab, ia sudah menambah kecepatannya.

“Kyaaaaa!!!” Spontan aku memeluknya.

“Pegangan Syoo.. kita akan segera sampai..” Teriaknya.

Aku tak menjawab lagi.. Kepalaku kusenderkan di punggungnya. Lenganku masih melingkar dipinggannya.. Aku tersenyum.

 

Hangat ….

 

-END Sooyoung POV-

 

-Sehun POV-

“Yak..akhirnya sampai juga..” Aku beteriak senang.

“Masih ada 10 menit lagi Syoo..Hahha, sudah ku duga kita tak akan terlambat..”

 

Hening..

 

Tidak ada respon.. Ku lihat pinggangku, tangannya masih melingkar disana. Ia bergumam kecil ..Oh, dia tertidur rupanya..

 

“Syoo.. Ireona, kita sudah sampai..” Kataku sambil menggoncangkan tangannya pelan.

 

“Eum.. sudah sampai rupanya..” Ia turun dari motorku dan merentangkan kedua tangannya. “Aku masih ngantuk tau..” lanjutnya sambil mengucek kedua matanya.

 

“Haha.. sudah sudah, masuk kelas.. Oh iya, nanti pulang bersama?” Tanya Sehun.

 

“Hemm.. aku rasa kau pulang duluan saja Hun..Aku harus ke toko buku untuk mencari literatur tugas Lim Songsaengmin.” Jawab Syoo sambil tersenyum

 

“Perlu kuantar?” Tanyaku. Aku sedang tidak ada kegiatan hari ini, sangat membosankan kalau setelah mata kuliah selesai langsung pulan ke rumah. Lebih baik ikut Syoo ke toko buku.. Toko bukunya kan di dalam mall, siapa tau Syoo akan mentraktirku makan.. Hohho..

 

“Tidak perlu Hun.. Aku akan bersama Jessica dan Seohyun.”

 

Yah… aku lemas mendengar jawaban Syoo.. Pupuslah sudah harapanku untuk makan gratis.

“Oh..Ne ..Arraseo.. Btw, aku baru tau kau punya teman bernama Seohyun?” Tanyaku to the point.

“Aku berjalan di halaman depan Seoul University dengan Syoo.

 

“Ah iya, dia murid pindahan dari Inha University. Baru kurang lebih tiga minggu ia disini..” Jawab Syoo santai.

Aku pun mengangguk mengerti. Kemudian kami berpisah arah. Syoo ke arah gedung B sedangkan aku ke arah gedung E.

 

-END Sehun POV-

 

-Author POV-

Syoo memasukki ruangan kelasnya. Ia langsung disambut oleh Jessica dan Seohyun.

 

“Lama sekali kau….” Jessica langsung duduk di kursi depan Syoo dan berkomentar. Sementara Seohyun duduk disampingnya.

 

“Ah..itu karena Sehun bangun kesiangan..” gerutu Syoo.

“Ahaha… dasar namja itu..” Tawa Jessica pun meledak.

Seohyun yang memang tidak mengenal Sehun pun bertanya.

“Sehun? Siapa itu?” Tanyanya.

“Oh..dia tetanggaku..” Jawab Syoo malas.

 

“Mereka bersahabat dari kecil loh..Nama lengkapnya Oh Sehun!” sambung Jessica sambil masih tertawa.

“Diam kau nona Jung!” Ujarku sambil mengeluarkan laptop.

 

“Haha..arraseo.. Yasudah, aku kembali dulu ya..Bye..” Jessica dan Seohyun pun kembali ketempat duduk mereka masing-masing..

END Author POV-

 

-Sooyoung POV-

Ku lirik jam tangan Gucciku, hem..sudah 20 menit sejak pukul 07.30 KST, tapi Han songsaengmin belum juga datang.

 

Aku memutuskan untuk menyalakan laptopku dan membuka folder yang berisi semua foto-fotoku.Aku membuka folder berjudul “SS \(^o^)/”. Isinya berisi foto-fotoku dengan Sehun. Mulai dari foto kami berdua saat kecil, foto-foto konyol kami, foto kami saat jalan-jalan, saat natal, dan masih banyak lagi.. Aku tersenyum sendiri melihat foto-foto itu.

 

Sudah belasan tahun kami bersama, belasan tahun kami bertetangga, belasan tahun kami bersahabat,

 

 

dan ………

 

 

sudah belasan tahun aku…………… menyukainya….

-END Sooyoung POV-

 

-Author POV-

Setelah mata kuliah hari itu selesai, Syoo, Jessie , dam Seo pergi ke toko buku. Mereka pergi menggunakan mobil Jessica. Saat mereka diparkiran mobil, tanpa mereka sadari, sesosok namja memperhatikan ke arah mereka.. Tepatnya, memperhatikan Seohyun..

-END Author POV-

 

-Sooyoung POV-

 

[ Malam Harinya ]

Aku duduk diatas ranjang sambil memakan satu cup besar es krim vanilla.. Hari ini sangat melelahkan, Jessica juga menyusahkan.. makan es krim merupakan cara ampuh memperbaiki mood ku..

 

“ I lost my mind, the moment when I saw you..

Except you, everything get in slowmotion..

Tell me, if this is love.. “

            Aku mendengarkan suara gitar mengalun menyenandungkan lagu kesukaanku. Aku bangun, dan mengintip dari pintu balkon ke arah sumber suara.

 

Ooh…. Ternyata suara Sehun. Aku tetap mengintip dari pintu balkon kamarku. Rumah kami berdua memang bersebelahan, kamar kami juga bersebelahan. Selesai Sehun menyanyi, spontan aku masuk ke dalam kamar agar ia tidak mengetahui kalau aku baru saja mengintip.

 

“Keluarlah Syoo..”

 

Eh? Aku terkejut. Apa Sehun tau kalau aku mengintipnya?

 

“Sudahlah Syoo, tak usah pura-pura sembunyi, aku tau kau sudah melihatku bernyanyi daritadi..” Lanjut Sehun.

 

Aku pun keluar ke balkon sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal.

“Heheh.. Aku kira kau tidak sadar..”

“Kau ini payah dalam hal mengintip..” Kata Sehun sambil mengatur setelan kunci gitarnya.

“Huh kau ini.. Eh iya, tadi kau pulang kuliah langsung pulang?” Tanyaku.

 

Sehun menyenderkan gitarnya di pagar balkonnya, dan melompati pagar balkonnya untuk menuju balkon kamarku. Ia langsung duduk disampingku .

 

“Tentu saja.. Aku langsung menghabiskan waktu di pulau kapuk..” Jawabnya sambil nyengir.

 

“Dasar kau ini, tukang tidur..” kataku sambil menyuapkan sesendok es krim lagi kemulutku. Tiba-tiba Sehun merampas cup es krimku, membuatku kaget. Ia juga langsung menarik sendok es krim yang masih ada didalam mulutku dan ia pakai untuk menyendokkan es krim kemulutnya. Aku hanya bisa pasrah. Sehun memang sering seperti itu dari dulu. Makan dengan satu sendok, minum dengan gelas atau sedotan yang sama sudah menjadi hal biasa untuk kami. Mungkin karena kami telah terbiasa bersama dari kecil.

 

Setelah dalam diam, Sehun pun bersuara “Tadi kau jadi ke toko buku kan?” Tanyanya.

 

Aku yang sedang melihat bintang menjawab tanpa menoleh, “Tentu..Ini aja aku baru pulang..”

 

“Oh begitu..” Kata Sehun. “Btw aku dah tau loh yang mana Seohyun..” Lanjutnya.

 

Serentak aku menoleh, “Mwo? Bagaimana kau bisa tau? Kau kan belum bertemu dengannya.?”

 

“Memang belum,” Jawab Sehun sambil mengambil sesendok eskrim “Tapi tadi siang aku melihat kalian bertiga diparkiran..” Lanjutnya.

 

Aku pun mengangguk mengerti.

“Dia sangat manis ya..” Kata Sehun lagi.

“Eh? Siapa? Seohyun?”  tanyaku.

“Tentu saja.. masa kau..” Kata Sehun sambil tertawa dan mencubit hidungku.

“Appo..” Seruku sambil mengerucutkan bibir.

 

“Sudah sudah, aku mau tidur. Kembali sana ke kamarmu..” Kataku sambil mendorong Sehun ke ujung balkon.

 

“Tapi es krimnya untukku ya..” Katanya

“Ne ne..sana sana..” Lanjutku

Sehun lalu melompati pagar balkon kamarku dan menuju ke kamarnya.

“Nite Sooyoung..” Katanya

-END Sooyoung POV-

 

-Author POV-

Sehun menghampiri eommanya yang sedang menyiapkan sarapan. Hari ini jam wekernya berhasil membangunkannya.

 

“Pagi eomma..” Kata Sehun sambil duduk di salah satu kursi makan.

“Pagi Sehunnie sayang.” Jawab eomma Sehun sambil meletakkan sepiring nasi goring di depan Sehun.

 

“Berhentilah memanggilku Sehunnie eomma.. Aku sudah besar..” Balas Sehun sambil memakan sarapannya.

“Oh iya eomma, Syoo belum datang?” Lanjut Sehun.

 

“Tadi dia menelepon, dia bilang hari ini tidak berangkat bersamamu. Ia harus mengikuti pendalaman materi pukul 07.00 KST..” Jawab eomma Sehun.

 

Sehun pun mengangguk mengerti. Setelah selesai sarapan, Sehun langsung berangkat kuliah. Jalanan sedang tidak macet sehingga Sehun bisa sampai dengan cepat. Sehun segera memarkirkan sepeda motornya.

 

Sehun segera  berjalan di lorong gedung. Saat ia sedang sibuk dengan handphonenya, tanpa ia sadari ia bertabrakkan dengan seorang yeoja yang sedang terburu-buru.

-END Author POV-

 

-Sehun POV-

 

        BRAK…

Handphoneku terjatuh bersama dengan beberapa buku yang sudah jelas bukan milikku.

 

“Mianhe..” Seru yeoja yang pasti tadi bertabrakkan denganku sambil mengambil dan membereskan buku-bukunya yang lumayan banyak itu.

 

Aku mengambil handphoneku dan mendongak untuk melihat yeoja yang baru menabrakku.

‘’Yeppeo..” Kata itu pertama kali terucap dari mulutku begitu aku melihatnya.

 

“Mwo..?” Sahutnya.

 

“Ah tidak, ini salahku juga karena tidak melihat jalan..” Jawabku.

“Eumm.. yaudah aku permisi dulu ya..” Yeoja itu hendak berdiri tetapi bukunya terjatuh lagi karena terlalu berat mungkin.

 

Spontan aku memasukkan handphoneku ke dalam kantong celana dan langsung mengambil buku-buku itu, “Sudah, aku saja yang membawakan bukumu itu..’’

 

Ia ingin menolak, tetapi aku memaksanya. Kami pun berjalan bersebelahan. “Mau dibawa kemana buku-buku ini?” Tanyaku.

 

“Ke perpustakaan..” Jawabnya singkat.

 

Aku memperhatikan mukanya, “Hey aku rasa aku pernah melihatmu sebelumnya..” Seruku.

“Oh ya? Dimana? Kapan?” Tanyanya sambil menoleh.

 

Aku berpikir sejenak, “Aha.. kau teman baru Sooyoung kan? Hem…kalau tidak salah namamu……. Seo…Seohyun..!” Lanjutku.

 

“Eh, kau tau?? Kau temannya juga?”

 

“Tentu saja aku tau..waktu itu aku melihat kau, Syoo dan Jessie di parkiran mobil saat mau ke toko buku. Iya, aku sahabatnya dari kecil..” Jawabku

 

“Oh..apa kau yang namanya Oh Sehun?” Tanya Seohyun.

“Iya..hehe..”

Tanpa terasa mereka pun sudah sampai diperpustakaan. Sehun segera meletakkan buku-buku itu di meja perpustakawan.

 

“Aku ke kelas dulu ya Seo..Annyeong..” Kataku.

 

“Annyeong Sehun-ssi..”

 

Aku pun segera meninggalkan perpustakaan.

 

Ah.. Dia sangat menyenangkan….

-END Sehun POV-

 

-Sooyoung POV-

Huahhhhh…

 

Akhirnya selesai juga mata kuliah hari ini.

 

“Syoo, Jess, aku duluan ya…Annyeong..” Seohyun melambaikan tangannya dan berlalu.

 

Aku dan Jessie pun balas melambaikan tangan, “Mau kemana dia.?” Tanyaku kemudian kepada Jessica

“Tadi sih katanya ia bilang ada acara keluarga..” Jawab Jessica sambil menyisir rambut blondenya.

 

“Oh begitu..”

 

“Mau pulang bersama?” Tanya Jessica lagi.

 

Aku berpikir sejenak. Eum…Hari ini ada pertandingan basket anak Elektro dan Hukum. Pasti Sehun ikut main, dia kan anggota Tim inti basket anak Elektro. Aku mau nonton pertandingannya ah..

“Engga deh Jess, kamu pulang duluan saja..” Jawabku sambil tersenyum singkat.

 

“Dasar… Aku tau kenapa kamu belum mau pulang..kkk~” Kata Jessica dengan tatapan jahil.

 

“Mwo…? Maksudmu Jess?” Tanyaku.

 

“Haha sudahlah..pokoknya aku tau..Fighting!! ‘-‘)9” Seru Jessica sambil terkikik geli. Mukaku merah padam menahan malu sampai akhirnya Jessica keluar kelas.

 

Aigo.. Apa Jessica tau kalau aku mau menonton pertandingan basketSehun? Apa dia tau kalau aku menyukai Sehun? Huft….

 

“Oh Sehun…Oh Sehun….Oh Sehun…”

 

Eh? Nama Sehun disebut-sebut? Apa pertandingannya sudah mulai ya? Aku melihat dari jendela kelas dan ternyata memang sudah mulai. Segera aku mengambil tasku dan berlari menuju lapangan.

-END Sooyoung POV-

 

-Author POV-

Setelah tiba dilapangan, Sooyoung langsung menyerobot posisi orang-orang yang ebrdiri dibagian depan.

 

“Whoaaa…..Sehun sangat keren..” Ujar Sooyoung pelan.

 

Sooyoung pun ikut mendukung dan bersorak untuk Sehun. Pertandingan berlangsung sengit. Beberapa kali bola ada di tangan Sehun, ia langsung diserang dan dihimpit oleh tim lawan. Anak hukum yang bernama Huang Zi Tao itu juga benar-benar mengunci langkah Sehun. Tapi untunglah Sehun lebih gesit sehingga ia tetap bisa menggiring bola dan pada akhirnya membawa Tim basket elektro pada kemenangan.

 

       [ Selesai Pertandingan..]

 

Lapangan basket sudah mulai sepi tetapi Sehun masih duduk dipinggir lapangan sambil membersihkan keringatnya. Tiba-tiba ada sekaleng minuman dingin menyentuh pipinya.

 

“Adaw…” Sehun terkejut.

 

“Haha..Mianhe membuatmu terkejut..Ini aku belikan soda dingin untukmu..” Ujar Syoo sambil menyerahkan minuman kaleng itu kepada Sehun dan duduk disebelahnya.

 

“Gomawo sahabat..” Jawab Sehun sambil tersenyum lebar.

 

Beberapa saat mereka terdiam, sampai Syoo membuka pembicaraan lagi, “Kau sangat keren tadi..”

 

“Aku memang selalu keren kok..Hahahaha..” Kata Sehun bangga sambil menepuk-nepuk dadanya.

 

Syoo mengerucutkan bibirnya mendengar jawaban Sehun, Sehun semakin terkikik geli.

 

“Huh kau ini..Jangan cemberut seperti itu, jelek tau..” Kata Sehun sambil mencubit pipi Syoo..

 

“Biarin..” Kata Syoo masih dengan bibir kerucutnya.

 

“Haha…Yaudah deh aku engga keren…” Kata Sehun. “Hem..sekarang kita lupain tentang keren..kedai es krim yuk? Udah lama kan kita ga kesana? Udah yuk…” Lanjut Sehun tanpa basa-basi mengambil tasnya dan menarik tangan Syoo. Sooyoung tertegun melihat tindakan Sehun. Syoo pun mengikuti langkah Sehun.

 

Setelah beberapa lama, mereka berdua tiba di kedai es krim favorit mereka.

 

“Annyeong Sehun-ssi, Sooyoung-ssi, senang sekali melihat kalian lagi…” Kata pelayan toko sambil membukakan pintu untuk Sooyoung dan Sehun.Pelayan toko itu dan pelayan-pelayan lain ,rata-rata sudah mengenal mereka berdua karena mereka berdua pelanggan tetap kedai eskrim itu..

 

“Annyeong ahjumma…” Balas Sooyoung

 

Merekapun masuk dan langsung duduk di meja mereka biasa duduk. Sooyoung pun langsung sibuk dengan laptopnya, dan Sehun dengan handphonenya.

 

“Pesan apa agashi..?” Tanya pelayan itu

 

“Seperti biasa, dua..” Jawab Sehun tanpa memalingkan wajahnya dari handphone.

 

Pelayan itu erlihat bingung dengan jawaban Sehun. Ia ingin bertanya lagi tapi ia segan. Hingga akhirnya Sehun menyadari kalau pelayan itu masih berdiri disamping mejanya.

 

“Ada apa lagi?” Tanya Sehun

 

“Eung… Saya tidak tau pesanan kalian seperti biasa itu apa..” Jawab pelayan itu akhirnya.

 

Sooyoungpun menoleh, “Oh astaga..kau pelayan baru ya?” Tanya Sooyoung dan dijawab anggukn kepala oleh pelayan itu. “Mianhe..pelayan disini biasanya sudah tau apa yang akan kami pesan, 1 Squeeze Moccacino Cold Cream dan 1 Tutty Fruity Ice..” Lanjut Sooyoung sambil tersenyum ramah. Pelayan itupun mengangguk mengerti dan segera meninggalkan meja Syoo dan Sehun.

 

“Dasar pabo..” Kata Syoo kepada Sehun setelah pelayan itu pergi.

 

“Aku kan tidak tau kalau dia pelayan baru..” Elak Sehun.

 

“Ne ne ne…” Jawab Syoo malas.

 

Sooyoungpun kembali sibuk dengan laptopnya. Ia tertawa cekikikan dan itu membuat Sehun penasaran dengan apa yang Sooyoung lihat.

 

“Kau lihat apa sih?” Tanya Sehun.

 

“Foto-foto saat paku, jessie, dan seohyun ke pantai minggu lalu.” Jawab Syoo.

 

Sehun pun menarik sedikit laptop Sooyoung dan ikut meliha-lihat foto-foto itu.

 

“Aku ke toilet dulu ya..” Lanjut Sooyoung.

 

“Okay..” Jawab Sehun sambil mengambil alih penuh laptop Sooyoung. Ia pun masih terus melihat foto-foto itu. Disitu ada juga foto Seohyun. Sehun berhenti melihat foto saat layar laptop menunjukkan foto Seohyun dan Sooyoung. Seo dengan baju merah muda dan Syoo dengan baju berwarna hijau. Seohyun sangat cantik difoto itu..

 

tumblr_m6d2lho0En1qjucimo3_250

SeoSoo [HunSoo]

 

 

“Astaga…” Kata Sehun. Ia memegangi dadanya yang berdegup kencang saat melihat foto Seohyun. Ia pun segera membluetooth foto itu dari laptop Sooyoung ke handphonenya.

 

Tepat pada saat itu, Sooyoung pun kembali dari toilet dan melihat kalau Sehun sedang mentransfer foto.

 

“Hayo…. Lagi Bluetooth foto aku ya? Haha..” Kata Sooyoung mengejutkan Sehun.

 

“Aigo.. Kau mengagetkan saja.. Tentu saja tidak..weeek..” Jawab Sehun sambil memeletkan lidahnya.

 

Tidak berapa lama, pelayanpun datang membawa pesanan mereka berdua.

 

“Gomawo..” Kata Sooyoung dan Sehun bersamaan. Sooyoung pun langsung memakan Tutty Fruity Ice miliknya, sedangkan Sehun masih diam.. Dia terlihat seperti orang yang ragu. Sooyoung pun menyadari sikap Sehun..

 

“Waeyo Hun?” Tanya Sooyoung kemudian.

 

“Eum…aku mau cerita..tapi bingung mau mulai darimana..” Jawab Sehun sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

 

“Cerita aja..Kau ini kaya mau cerita sama orang yang baru dikenal saja sampai bingung begitu..” Kata Sooyoung sambil menyendokkan sesendok es krim kemulutnya.

Sehun pun mulai memakan es krim mocca nya, lalu ia berkata “Aku rasa aku sedang menyukai seseorang..”

 

“Ohokk..”

 

Sooyoung langsung tersedak es krim saat mendengar omongan Sehun.

-END Author POV-

 

-Sooyoung POV-

“Ohokk…..” Aku tersedak es krim mendengar apa yang dikatakan Sehun. Aku sangat terkejut. Badanku lemas seketika..

 

Apa aku tidak salah dengar? Sehun menyukai seseorang? Aigo…. Siapa yeoja itu….

 

“Syoo? Are you okay? Wajahmu kenapa jadi pucat begitu?” Tanya Sehun dan membuyarkan lamunanku.

 

“Hh..I’m okay..” Tanyaku tersenyum tipis.

 

“Ottokhe? Kau jadi mau mendengar ceritaku tidak?” Kata Sehun bersemangat akhirnya.

 

Aku berusaha sesantai mungkin dan menjawab, “Tentu.. Coba ceritakan aku siapa yeoja beruntung itu?”

 

“Heum…Aku…..Aku….” Sehun berkata dengan wajah malu-malu sambil mengaduk gelas es krimnya yang tinggal setengah. Tidak pernah Sehun seperti ini sebelumnya. Aku tau dengan sangat pasti, Sehun sangat jarang berurusan dengan yeoja. Hanya aku yang ada didekatnya selama ini.

 

“Ayolah Hun..Cepat katakan..” Kataku penasaran. Aku mengangkat gelas es krim ku dan menyendokkan sesendok es krim kemulut sambil menunggu jawabannya.

 

“Aku rasa..Aku tau aku baru mengenalnya, tapi entahlah… Aku rasa aku menyukai Seohyun…teman dekatmu itu..’’ Kata Sehun yang sekarang sudah bisa menguasai dirinya dan tersenyum lebar.

 

 

 

          PRANG…..

 

Tanganku lemas mendengar jawaban Sehun dan gelas es krim yang terbuat dari beling itu pun jatuh ke lantai. Pengunjung yang lain menengok ke arah meja kami mendengar suara gelas jatuh. Sehun terlihat kaget.

 

“Syoo..gwaencha?” Tanya Sehun

 

Aku tidak menjawab. Jantungku seakan berhenti berdetak. Sehun….? Menyukai Seohyun..?

 

“Lalu….lalu… Lalu bagaimana denganku? Bagaimana dengan perasaanku!!!!” Jeritku di dalam hati..

 

   **TBC**

Nah nah… Gimana sama ff HunSoo ini? Baguskah? hehe… Komen dan Like yaa ~ Gomawo ^^

56 thoughts on “[HunSoo] AS LONG AS YOU’RE HAPPY [Part 1]

  1. Pingback: [HunSoo] AS LONG AS YOU”RE HAPPY [Part 2] #END | EXOShiDae Fanfiction

  2. Annyeonghaseyo! Aku new reader^^

    Aah, kasihan Sooyoung😦
    Hun, kamu gk peka deh orgnyaa–”
    Sabar unnie *pukpuk Soo unnie*

  3. Pingback: FRIENDZONE [ONESHOOT] | EXOShiDae Fanfiction

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s