[Oneshoot] Baby Don’t Cry sequel of No More Parfume

Title : Baby Don’t Cry

Author : Kang Tae Hee

Length : oneshoot

Genre : rommance, friendship

Main Cast :

– SNSD Jessica

– EXO M Luhan

– EXO M Kris
Other Cast :

SNSD Yuri

EXO M Tao

 

annyeong saya membawa sequel no more parfume. maaf kalo mengecewakan u,u. aku lagi buntu ide sebenernya. maaf kalo misalkan adegan akhir gak ngefeel ._.V . oh iya, sebelumnya saya minta maaf ke pada admin disini. maaf kalo saya jarang pake poster kalo ngepost. laptop yang satunya di bawa kakak. jadi gak bisa ngedit foto. mian *bow

oh iya, maaf juga kalo saya keseringan ngepost. ini terakhir kali sering ngepost deh. minggu depan kan sekolah. palingan cuma bisa ngepost seminggu sekali atau dua kali.

 

—————————————————————————————————–

 

“ annyeong Kris – ssi. Bolehkah aku bergabung denganmu ?” tanya Jessica pada Kris. Membuat Yuri terganggu oleh kehadiran Jessica karena sedari tadi Kris terus memandangi yeoja itu. Dan perlu Yuri akui, bahwa yeoja itu sangat cantik. Bisa saja tiba-tiba Kris jatuh cinta pada yeoja itu.

Jessica terus menunggu jawaban Kris dengan senyuman yang menghiasi wajahnya. Senyuman yang terlihat sangat-sangat manis. Namun tak ada yang tahu, sebenarnya saat ini hati Jessica sedang menahan rasa sakit mengetahui Kris bermesraan dengan yeoja lain. Jessica terus memantapkan hatinya. Dia harus kuat, dia tidak boleh menitikkan air matanya di depan namja itu.

“ Jessica?” ujar Kris terkejut melihat penampilan Jessica yang sangat berbeda. Sementara Jessica hanya mengeluarkan smirknya. Namja itu nampaknya terlihat bingung dengan kehadiran Jessica dengan penampilannya yang sangat berbeda itu. Bahkan namja itu tak memberikan Jessica alasan mengapa namja itu saat ini sedang berduaan saja dengan Yuri.

Tanpa menunggu jawaban dari Kris. Jessica, Yeoja itu duduk di samping Kris. Membuat Kris semakin bingung. Saat ini dia sedang bersama dua yeoja chingunya dalam waktu yang bersamaan. Ini membuatnya gila. Dia tak sanggup membayangkan jika suatu saat nanti Jessica akan lebih memilih mengakhiri hubungan dengannya.

“ panggil aku noona. Aku lebih tua darimu, Kris Wu Fan.” Bisik Jessica tepat di telinga Kris, membuat jantung Kris berdetak sangat kencang. Bahkan Jessica belum pernah sekalipun bersikap seperti itu padanya. Yang dia ketahui Jessica hanya bisa bertingkah seperti anak kecil dihadapannya.

“ Kris – ah, siapa dia? Mengapa dia bersikap itu padamu?” tanya Yuri yang sedari tadi menatap Jessica tajam. Dia tak suka melihat Jessica berada disini. Membuat acaranya dan Kris menjadi terganggu saja, pikir Yuri.

Yuri, yeoja itu menatap mata Kris sambil memegang tangan Kris. Dia menanti jawaban dari Kris. Mengapa sepertinya Jessica sangat mengenali Kris. Tapi sayang, Kris hanya terdiam. Bahkan dia sepertinya sangat sulit mengungkapkan bahwa Jessica adalah yeoja chingunya. Jessica, dia memalingkan wajahnya. Tak berani menatap kedua manusia itu. Dia tak sanggup jika melihat namja chingunya bermesraan dengan yeoja lain.

“ Dia…” Kris akan menjawab pertanyaan Yuri tersebut. Namun dia tak sempat untuk menyelesaikan perkataannya itu karena Jessica telah memotongnya.

“aku yeoja chingu Luhan. Senang berkenalan denganmu, Yuri.” Ujar Jessica tersenyum. Kris, namja itu tersenyum miris. Hatinya terasa sakit Jessica mengatakan hal seperti itu. Bahkan Jessica adalah yeoja chingunya, dan dia mengaku bahwa dia adalah kekasih Luhan dihadapan Kris.

“ pantas saja. Kau dan Luhan sangat serasi. Kau cantik dan Luhan tampan.” Ujar Yuri berubah menjadi ramah terhadap Jessica setelah mengetahui Jessica adalah kekasih Luhan. Jessica, yeoja itu menundukkan kepalanya. Dalam hati dia terus meminta maaf pada Luhan karena telah membawa namja itu dalam masalahnya.

“ sepertinya aku harus pergi. Annyeong.” Ujar Jessica bangkit dari duduknya dan memalingkan wajahnya dari Kris maupun Yuri. Dia tidak sanggup harus melihat Kris dengan Yuri. Bahkan saat ini matanya sudah berkaca-kaca. Dia tak ingin Kris melihat airmatanya. Oleh karena itu Jessica lebih memilih pergi meninggalkan Kris yang terus menatap tanpa mengejarnya.

 

***

“ Luhan, lihatlah yeoja yang ikut duduk bersama Yuri dan Kris. Dia sangat cantik.” Komentar Tao membuat Luhan menoleh ke arah Kris. Dipandanginya yeoja itu dari kejauhan. Namja itu terus memperhatikan yeoja yang Tao bilang sangat cantik itu. Luhan mengenal yeoja itu, bahkan sangat mengenalnya. Dia yakin bahwa yeoja itu adalah Jessica.

“ Jessica.” gumam Luhan membuat Tao menoleh padanya. Tao, namja itu bahkan sangat bingung mengapa Luhan menyebut nama Jessica. Apakah Luhan mengira yeoja itu Jessica? Tapi menurut Tao yeoja itu terlihat sangat beda dengan Jessica. Yeoja itu terlihat dewasa dan tak seperti Jessica yang kadang terlihat seperti anak kecil.

“ dia Jessica. Aku sangat mengenalinya.” Ujar Luhan. Mendengar perkataan Luhan, membuat Tao terus memandangi Jessica. Hingga dia sadar bahwa yang dikatakan oleh Luhan itu benar. Yeoja itu Jessica. Dalam hati dia menyetujui perkataan Luhan sebelumnya. Yeoja itu memang sangat sexy dan cantik

Luhan, Namja itu melihat Jessica meninggalkan Kris dengan wajah yang terlihat sangat kecewa dan sedih. Terlihat cairan seperti Kristal yang keluar dari matanya. Yang membuat Luhan semakin yakin bahwa terjadi sesuatu yang buruk yang membuat Jessica menangis.

Luhan bangkit dari duduknya. Namja itu tak dapat membiarkan Jessica sendiri disaat seperti ini. Namja itu tak akan tega melihat gadis itu menangis. Dia terlalu mencintai Jessica.

 

***

                Langkah kakinya terlihat sangat lemas. Melihatnya dengan yeoja lain cukup membuat hatinya sakit. Apalagi mengetahui bahwa namja chingunya itu ternyata berpacaran dengan yeoja lain. Dan semankin buruk ketika Jessica mengakui namja lain sebagai namja chingunya di hadapan namja chingunya itu sendiri. Membuatnya berpikir bahwa dia wanita paling buruk di dunia ini. Bahkan dia telah membawa orang lain yang tak mengetahui apapun itu ke dalam masalahnya.

Perlahan air matanya turun membasahi pipinya. Hatinya terasa sangat sakit. Dadanya terasa sesak. Bahkan untuk berbicara pun rasanya terasa sangat sulit. Kerongkongannya itu terasa tercekat. Airmatanyaturun sangat deras. Membuatnya tak jelas untuk melihat karena matanya dipenuhi oleh airmatanya. Jessica menundukkan kepalanya. Dia tak ingin ada orang lain yang melihat air matanya itu.

“ Jessica.” Panggil seorang namja yang berjalan dengan arah berlawanan dari Jessica.  Jessica, yeoja itu mendongakkan kepalanya untuk mengetahui siapa yang memanggilnya itu. Meski sebenarnya dia tahu matanya saat ini sedang dipenuhi air mata dan tak akan jelas jika Jessica melihat namja itu. Samar, dia dapat melihat bahwa namja yang memanggilnya itu Luhan. Yeoja itu membalikan badannya membelakangi Luhan. Dia tak ingin Luhan melihat airmata itu.

Jessica yeoja itu menangis terisak. Luhan berjalan mendekati yeoja itu dan menarik salah satu tangan Jessica. Namja itu menarik Jessica ke dalam pelukannya. Sementara Jessica hanya terdiam, ketika Luhan memeluknya. Dia terus menangis di pelukan Luhan, tanpa memikirkan bahwa baju Luhan akan basah karena airmatanya itu. Yeoja itu menangis bukan karena dia lemah. Bagi sebagian orang, melihat Jessica menangis gara-gara seorang namja mungkin akan menertawakannya dan mengatakan bahwa dia lemah. Namun sebuah kebiasaan Jessica adalah ketika dia marah dia akan menangis. Dia marah pada Kris.

Luhan mengelus-ngelus rambut yeoja itu lembut. Dia hanya ingin membuat yeoja itu berhenti menangis. Dia mencintai yeoja itu dan tentu saja melihatnya sedih pastinya membuatnya sedih. Sebenarnya Luhan mencintai Jessica sudah sangat lama. Hanya saja dia terlambat. Kris lebih cepat mengambil hati yeoja itu.

“ mianhae. Luhan, jeongmal mianhaeyeo. Aku telah membawamu ke dalam masalahku.” Ujar Jessica dalam peluknya. Membuat Luhan sedikit bingung dengan apa yang dikatakan oleh yeoja itu. Membawanya ke dalam masalah Jessica dan Kris?

“ maksudmu?” Tanya Luhan yang memang tak mengerti dengan perkataan Jessica.

“ aku mengatakan pada yeoja yang saat ini bersama Kris bahwa aku adalah yeoja chingumu, di hadapan Kris.” Jawab Jessica. Luhan melepas pelukannya. Dia memegangi pundak Jessica, sebuah senyuman terukir di bibir Luhan. Luhan, namja itu mengangkat dagu Jessica agar yeoja itu dapat menatapnya.

“ tidak apa-apa. Itu bukan masalah bagiku.” Ujar Luhan sambil menatap Jessica.

“ tapi…” ujar Jessica tak sempat melanjutkan kata-katanya.

“ ssstt.” Ujar Luhan sambil menempelkan telunjuknya di depan bibir Jessica membuat Jessica terdiam.

“ ikutlah denganku.” Ujar Luhan sambil menarik tangan Jessica.

 

***

                Kris menghela nafas dalam melihat kepergian Jessica. Namja itu menundukkan kepalanya. Dia terus menyalahkan dirinya. Bahkan dia tak dapat menahannya pergi? Kris pikir, mungkin dia adalah namja paling bodoh di dunia ini karena telah merelakannya dia pergi tanpa menahannya.

Dilihatnya yeoja itu yang berjalan seperti tak memiliki tenaga. ingin sekali Kris menahan kepergian yeoja itu. Tapi Kris tahu, yeoja itu sudah marah padanya. bahkan Kris yang selama ini belum pernah melihat yeoja itu mengeluarkan airmata, saat ini dia melihat Jessica mengeluarkan airmatanya. Kris tahu, dia telah membuat Jessica kecewa dan marah padanya.

Pemandangan Luhan memeluk Jessica cukup mengganggunya. Dia melihat Jessica menangis di pelukan Luhan. Kris yang sangat bodoh, mengapa dirinya tak menyusul Jessica. Dan menariknya dari pelukan Luhan? Padahal bisa saja Luhan membuat Jessica meninggalkan Kris.

Melihatnya menangis, cukup membuat hatinya sakit. Apalagi dengan melihat Luhan yang memeluknya. Kris, namja itu mengepalkan tangannya kuat.  Bahkan sepertinya ini adalah karma baginya. Dia saat ini bisa merasakan apa yang Jessica rasakan.

“ Kris, ada apa denganmu? Mengapa sepertinya kau marah?” tanya Yuri pada namja itu. Kris, terdiam. Da menghela nafas berat. Mungkin ini saatnya dia meninggalkan Yuri dan kembali mengejar Jessica. Dia tak boleh membuat Luhan mencuri start darinya. Kris tahu, dari dulu Luhan sudah mencintai yeoja itu.

“ aku tak suka melihat Jessica dipeluk oleh Luhan.” Ujar Kris terkesan seperti tak ada hal apapun yang dapat membuat Yuri cemburu karena perkataannya. Perkataan yang dilontarkan oleh Kris itu cukup membuat Yuri menatapnya dingin.

“ Yah! Wae?” tanya Yuri. Yuri memang tidak mengetahui Jessica adalah yeoja chingu Kris. yang dia tahu hanyalah Kris sudah memiliki yeoja chingu. Hanya itu.

“ aku mencintainya.” Ujar Kris terdengar sangat dingin bagi Yuri. Bagaimana bisa Kris mengatakan hal itu pada Yuri? Dan Kris tak menyadari sama sekali, bahwa hari ini dia telah menyakiti dua yeoja sekaligus.

“ tapi dia kekasih Luhan. Kau tidak bisa merebut Jessica darinya.” Ujar Yuri mengingatkan Kris, sementara Kris hanya tersenyum kecut mendengar perkataan Yuri. Kris tahu, sebenarnya Jessica berbohong soal itu. Dia hanya satu-satunya kekasih Jessica, pikir Kris.

“ Kau tak tahu apapun. Mianhae noona, aku harus pergi.” Ujar Kris meninggalkan Yuri yang masih bingung dengan apa yang terjadi saat ini.

***

                Jessica, yeoja itu berdiri menunggu Luhan yang menyuruhnya untuk menunggunya sebentar. Keadaan club yang ramai ini membuatnya merasa tidak nyaman. Bahkan sepertinya club ini bukanlah style nya. Dia lebih memilih menghabiskan waktu di rumah daripada di club ini.

Tiba-tiba saja musik yang ada di club ini mati. Dan suasanya menjadi hening. Membuat semua orang menggerutu tentang kejadian ini. Menyusul musik yang mati itu, semua lampu yang ada di club ini mati. Membuat semua orang yang ada di club ini bingung, termasuk Jessica. Sebenarnya apa yang terjadi? Pikir mereka.

Sebuah lantunan musik pun terdengar secara tiba-tiba. Lantunan musik yang terdengar sangat sedih. Terdengar suara seseorang yang saat ini sedang menyanyikan lagu baby don’t cry. Membuat semua orang semakin bingung dengan apa yang terjadi sebenarnya. Bahkan lampu club ini pun masih mati.

Tak lama ada lampu yang menyala, dan hanya menerangi seseorang yang saat ini sedang bernyanyi dan menarikan koreografi dari lagu baby don’t cry yang pernah dipraktekan oleh teman satu grupnya ketika pembuatan teaser.

Luhan, namja itu menyanyikan lagu baby don’t cry. Dan seperti yang sudah diketahui oleh orang banyak, suara namja itu terdengar sangat bagus. Apa yang dilakukan oleh Luhan itu tentu mengundang banyak orang untuk melihatnya. Untung saja Jessica berada di barisan paling depan. Bahkan pandangan Luhan tak pernah lepas dari Jessica ketika dia menyanyi dan menarikan koreografi baby don’t cry ini.

 

***

                Tao, namja itu tersenyum melihat apa yang dilakukan oleh Luhan. Dia tak menyangka bahwa Luhan akan melakukan hal seromantis itu pada Jessica. Menghiburnya dengan menyanyi dan bernari salah satu lagu EXO. Membuatnya semakin yakin bahwa dugaannya selama ini itu benar. Luhan mencintai Jessica, bahkan jauh sebelum Kris mengenalnya.

“ caranya mengungkapkan perasaannya pada Jessica itu benar. Bahkan dia menyuruh Jessica bersama Kris jika yeoja itu memang benar-benar mencintai Kris.” Gumam Tao

 

***

                Kris, namja itu hanya tersenyum miris melihat apa yang sedang dilakukan oleh Luhan. Luhan telah mencuri start mendahului dirinya. Bahkan saat ini Kris sudah tertinggal skor dari Luhan. Disaat dirinya benar-benar tak ingin menyia-nyiakan Jessica, dan disaat itu pula Jessica sudah terlanjur benar-benar kecewa padanya. Kris sadar, bahwa dia telah menyia-nyiakan Jessica. Dan itu artinya Kris juga harus siap untuk kehilangan Jessica. Bahkan Kris juga baru menyadari bahwa hal yang telah dilakukannya saat ini adalah hal terbodoh yang pernah dilakukannya seumur hidupnya.

Kris, namja itu berdiri dengan lemas. Dia menundukkan kepalanya. Dia sangat malu telah berselingkuh di belakang Jessica. Bahkan Kris merasa dia sudah tak pantas untuk Jessica. Jessica terlalu baik untuknya. Tapi jika dia harus melepaskan Jessica begitu saja, dia tak bisa. Dia tak bisa hidup tanpa Jessica. Jessica terlalu berarti baginya, bahkan lebih dari kata berarti.

Kris menghela nafas dalam, dia tahu Jessica dan Luhan sangat dekat. Dan Kris tahu bahwa Luhan sangat mencintai Jessica dari dulu. Hanya saja dulu Kris tak pernah menghiraukan perasaan Luhan pada Jessica. Tak pernah sadar bahwa suatu saat nanti jika dia menyia-nyiakan Jessica seperti ini, Luhan akan merebutnya dengan mudahnya.

“ aku baru menyadari bahwa kau tak sekedar berarti bagiku. Tapi kau adalah separuh dari jiwaku, noona. Aku lemah tanpamu.” Lirih Kris.

 

***

                Senyumnya mengembang ketika dia sudah selesai bernyanyi dan menarikan lagu baby don’t cry. Banyak tepuk tangan menutu penampilannya itu. Namja itu menghampiri Jessica, dia tersenyum pada yeoja itu. Mungkin ini saatnya untuk mengungkapkan perasaannya pada Jessica. Dia tak mengharapkan yeoja itu menerima cintanya, karena dia tahu yeoja itu masih berpacaran dengan Kris.

Jessica tersenyum sambil menatap Luhan yang saat ini berjalan ke arahnya. Aksi Luhan tadi setidaknya telah membuatnya sedikit melupakan masalahnya dengan Kris. Bahkan Jessica tak menyangka bahwa Luhan memiliki suara yang sangat bagus.

“ Sica noona, jangan pernah menangis lagi. Kau tahu, aku sedih jika melihatmu sedih.” Ujar Luhan dengan lembut., sementara Jessica hanya tersenyum menanggapi perkataan Luhan. Dia hanya menganggap Luhan sedih melihat Jessica menangis, karena Jessica adalah sahabat Luhan. Bukan karena Luhan mencintai Jessica

“ aku hanya ingin mengatakan sesuatu padamu, tapi berjanjinlah kau tak akan pernah marah padaku.” Ujar Luhan. Jessica mengangguk, dia terdiam dan menunggu apa yang akan dikatakan Luhan selanjutnya.

“ aku mencintaimu. Jauh sebelum kau mengenal Kris.” Ujar Luhan, dia meghela nafas dalam sebelum akhirnya dia melanjutkan kata-katanya. Sementara Jessica, dia terdiam. Dia bahkan bingung harus memberi respon apa pada Luhan.

“ jika kau mencintai Kris. Pergilah padanya noona, jangan hiraukan perasaanku padamu. Aku hanya ingin kau bahagia dengannya. Dan janganlah menangis karenanya. Karena pada saat itu juga aku sakit melihatnya.” Ujar Luhan pada Jessica. Jessica, yeoja itu bingung dengan perasaannya itu sendiri. Perasaan yang pernah dimilikinya pada Luhan dulu mungkin bisa saja tumbuh. Luhan sering sekali menjahilinya, dan menemaninya jika Jessica sedang sedih.

Ntah mengapa, rasanya Jessica ingin sekali mengeluarkan airmatanya. Perlahan airmatanya turun. Bahkan Jessica terlalu sering membawa Luhan kedalam masalahnya itu. Dan sekarang Luhan merelakan perasaannya itu hanya demi kebahagian Jessica dengan Kris.

“ yah! Noona, aku sudah mengatakan padamu. Jangan hiraukan perasaanku. Jangan menangis karena merasa tak enak jika harus menolakku. Kau bisa melanjutkan hubunganmu dengan Kris. Dan jangan menangis.” Ujar Luhan menghapus airmata Jessica. Jessica, yeoja itu menatap Luhan yang saat ini sedang menghapus airmatanya.

“ Sica noona.” Panggil Luhan terkesan terdengar seperti bisikan. Luhan menatap Jessica. Namja itu mendekatkan wajahnya pada wajah Jessica. Saat ini jantungnya berpacu sangat kuat. Hingga akhirnya..

Chu..

Sebuah kecupan lembut mendarat di bibir Jessica. Luhan, namja itu menundukkan kepalanya. Dia tahu apa yang telah dilakukannya itu salah. Bahkan dia baru saja mencium yeoja chingu sahabatnya sendiri.

“ mianhae jika aku lancang.” Ujar Luhan tertunduk

 

—————————————————————————-

 

fyuhhh. akhirnya sequel no more parfume selesai.

maaf ya kalo ceritanya mengecewakan. btw, arranged marriage baru bisa dipost minggu depan kayaknya u,u.

kan minggu ini udh mulai sekolah. jadi waktu ngedate dengan laptop pun berkurang.

banyak tugas numpuk lagi *gak ada yang nanya*

29 thoughts on “[Oneshoot] Baby Don’t Cry sequel of No More Parfume

  1. waa kris gege selingkuh, yak kau buat unnieku menangis hohoho siap2 kau gege #siap2 jurus gkzgbhjgbsgbzjgbzkgbzhkg (abaikan :p)
    luhan oppa rebutlah sica eon dari kris gege aku mendukungmu #readers lain ada yg spendapat dg saya kah? (harap2 cemas) >.<
    author sequelnya hansica ya jebal :') #masang puppy eyes kekeke
    lanjut ya thor gomawo ^^

  2. Endingnya ngegantung-_-”
    Jessica pilih sapa ??
    Kembali ke Kris yg udah selingkuhin dia ? Atw menerima cintanya Luhan ?

☆ Comment Juseyo ☆

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s